--> Skip to main content

Cara Mudah Memotivasi Anak Agar Rajin Sholat

Cara Mudah Memotivasi Anak Agar Rajin Sholat - Melihat anak yang rajin sholat dan tanpa disuruh-suruh sungguh menjadi dambaan setiap orang tua. Namun juga tidak mudah untuk membuat mereka langsung sholat seperti itu. Ada pelajaran, ada pendidikan, ada contoh yang tentunya mereka dapatkan. Baik itu dari kebiasaan orang tua dalam suatu keluarga, atau kebiasaan dari lingkungan sang anak.

Misalkan selalu mengajak anak untuk sholat berjamaah atau sendirian di rumah atau di masjid atau mushollah. Mengajarkan anak agar selalu sholat berjemaah di sekolah atau bersama teman-temannya. Namun meskipun segala cara sudah dilakukan, terkadang anak masih agak bandel dan sholatnya kurang istiqomah.

Cara Mudah Memotivasi Anak Agar Rajin Sholat

Ketika adzan berkumandang, anak masih asyik bermain dengan mainannya. Masih ngobrol sama teman-temannya. Atau hal-hal lainnya yang selalu membuat anak sepertinya kurang sregep kalau disuruh sholat. Masih banyak menundanya. Khususnya anak laki-laki lebih cenderung melakukan hal-hal seperti itu. Nah bagaimana agar anak tetap rajin dan langsung sholat ketika waktu sholat sudah tiba?

Cara Mudah Memotivasi Anak Agar Rajin Sholat

Memang agak sulit untuk memotivasi anak agar rajin sholat karena semuanya berawal dari kebiasaan-kebiasaan yang harus dilakukan sejak dini. Dibawah ini ada beberapa poin yang dijadikan acuan dalam memberikan motivasi kepada anak dalam beribadah:

1. Tujuan Ibadah
Selalu sampaikan tujuan ibadah itu seperti apa kepada anak. Jangan biarkan anak hanya sekedar beribadah tapi tanpa mengetahui tujuannya. Jika anak sudah mengetahui tujuan dari ibadah tersebut maka anak akan dengan mudah melaksanakan ibadah secara tepat waktu.

Dalam memberikan makan dari tujuan ibadah atau sholat ini, tanyakan langsung kepada anak ketika selesai sholat. Lakukan cara ini secara terus-menerus, sehingga anak akan lebih paham dan mengerti tujuan dari ibadah.

2.Anak Selalu Sholat Disebelah Orang Tua
Ketika orang tua sholat berjamaah, dimananpun tempatnya, di masjid atau di rumah. Alangkah baiknya anak sholat disamping orang tua. Kenapa? Hal ini akan memicu anak untuk tetap fokus dalam ibadahnya. Anak akan lebih mudah melakukan atau mengerjakan sholat secara tepat dan benar. Begitu juga, anak merasa dirinya lebih dianggap daripada anak harus sholat dibelakang orang tua.

Anak yang sholat dibelakang orang tua atau membiarkan anak hanya sekedar ikut-ikutan saja, maka besar kemungkinan anak akan lebih bermain-main dengan orang-orang disekitarnya. Terlebih-lebih jika ada temannya disana.

3. Doa
Selalu berdoa dan mengajarkan anak juga berdoa agar selalu istiqomah dalam mengerjakan atau melaksanakan ibadah sholat. Salah satu doa yang bisa di baca yaitu:

"Rabbiij'alnii muqiimash-shalaati wamin dzurrii-yatii, rabbanaa wataqabbal du'aa"

Arti Bacaan: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang selalu mendirikan shalat, demikian juga anak keturunanku. Ya Tuhanku, perkenankan do'aku." – (QS. Ibrahim (14) : 40)

Mintalah anak untuk selalu membaca doa ini setiap selesai sholat atau berbarengan dengan orang tua. Dengan begitu, anak akan menjadi lebih giat dalam melaksanakan sholat setiap waktunya. Atau bahkan mengerjakan hal-hal lainnya lebih tepat waktu lagi dan tidak menunda-nundanya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar