Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui | Tips Anak Cerdas & Sehat
Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui

Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui

Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui - Anak ini pemerintah sedang menggalakkan program anak stunting yaitu program kesehatan khusus agar anak terhindar dari masalah stunting sejak usia dini. Namun banyak yang beranggapan kalau stunting adalah seorang anak yang memiliki tubuh kerdil atau pendek, padahal stunting sendiri adalah masalah kesehatan yang disebabkan karena anak kekurangan nutrisi sejak usia dini sehingga menyebabkan tumbuh kembang anak terganggu.

Meski memiliki ciri khas yang sama, namun anak stunting dan tubuh pendek memiliki perbedaan diantara keduanya. Terkadang orang tua beranggapan anak stunting sama dengan anak bertubuh pendek karena dilihat dari perawakan diantara keduanya. Padahal anak pendek disebabkan karena masalah hormon atau kekurangan hormon pertumbuhan.

Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui
Namun yang perlu ditegaskan, anak stunting pasti memiliki tubuh pendek, namun anak bertubuh pendek belum tentu stunting.

Perbedaan Anak Stunting dan Tubuh Pendek yang Wajib Diketahui

Berikut beberapa perbedaan anak stunting dengan tubuh pendek. Stunting terjadi pada anak berusia dibawah 5 tahun atau balita. Sedangkan pada anak bertubuh pendek belum tentu terjadi pada usia balita.

Faktor hormon dan malnutrisi
Anak stunting disebabkan karena masalah pemenuhan kebutuhan nutrisi atau malnutrisi dan penyakit kronik, sedangan anak bertubuh pendek terjadi karena kekurangan hormon pertumbuhan atau masalah genetik. Oleh karena itu, jika anak memiliki tubuh pendek, pastikan untuk dilihat dari faktor tinggi tubuh kedua orang tuanya

Untuk memastikan anak mengalami stunting atau tidak, lakukan pemeriksaan tumbuh kembang secara berkala, salah satunya adalah aktif dalam pemeriksaan posyandu. Posyandu sangat penting keberadaannya dalam memantau tumbuh kembang anak. Jika tidak ada posyandu, pastikan anak secara rutin dilakukan pemeriksaan. Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, tumbuh kembang dan pemenuhan gizi anak akan selalu terpantau dan terpenuhi secara adequat.

Pencegahan stunting dan tubuh pendek
Bagaimana jika anak mengalami stunting? Jika dilakukan pemeriksaan secara berkala maka masalah stunting pada anak akan segera teratasi dengan memberikan pemenuhan nutrisi dan melakukan pemeriksaan kesehatan lainnya. Sedangkan untuk anak bertubuh pendek, bisa dilakukan dengan cara pemberian hormon pertumbuhan. Pemberian hormon pertumbuhan biasanya dilakukan pada anak usia diatas 5 tahun.

Untuk lebih jelasnya mengenai masalah stunting dan tubuh pendek serta cara pencegahannya, lakukan konsultasi ke dokter atau di instansi kesehatan disekitar Anda. Itulah perbedaan anak stunting dan tubuh pendek yang wajib diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments