Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun | Tips Anak Cerdas & Sehat
Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun

Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun

Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun - Seperti artikel-artikel lainnya di blog Tips Anak Cerdas ini, kami selalu mengupdate artikel dengan kategori yang sama seperti Tips Mengaji yang dibahas dalam artikel ini. Agar anak hafal Al Quran bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baik secara online yang bisa ditemukan diberbagai media atau secara offline misalnya ikut pembelajaran di madrasah atau pendidikan non formal lainnya.

Untuk di online banyak sekali tips-tips agar anak hafal Al Quran yang diberikan atau di share melalui website, blog, instagram, facebook dan bahkan ada yang memberikan kursus secara online yang mengajarkan cara hafal Al Quran, belajar membaca dan sebagainya. Pembelajaran ini pun juga dalam berbagai bentuk, bisa melalui teks atau artikel, melalui gambar atau video. Jadi, banyak sekali yang sudah membagikan berbagai tips agar anak hafal Al Quran yang bisa didapatkan secara gratis ataupun berbayar.

Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun

Meskipun banyak yang membagikan tips-tips mudah cara menghafal Al Quran namun hal pertama yang harus dilakukan adalah belajar membaca Al Quran dengan baik dan benar agar dalam menghafal tetap dengan bacaan yang benar dan tepat. Dibawah ini adalah salah satu tips agar anak hafal Al Quran seperti yang disampaikan oleh Syekh Dr. Kamil Al Labudi. Tips ini berdasarkan pengalaman beliau dalam mendidik anak-anaknya pada usia 4 tahun lebih. Dengan tips ini, anak-anak beliau bisa hafal Al Quran pada usia dini.

Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Dini atau Sebelum Usia 7 Tahun
Berikut Tips Agar Anak Hafal Al Quran Sejak Usia Dini:
  1. Pada saat anak lahir atau pada usia 1 hari, perdengarkan anak Al Quran menggunakan audio baik melalui ponsel atau lainnya. Minimal 1 juz sehari dan diulang sebanyak 5x. Ulangi cara ini selama 1 bulan. Jika dihitung: Dalam 1 bulan anak sudah mendengarkan Al Quran sebanyak 150x dalam 1 bulan. Dengan cara ini anak sudah terbiasa mendengarkan Al Quran dan bisa mengerti dan bahkan mengingat apa yang dia dengarkan.
  2. Dalam memperdengarkan audio Al Quran, pilih audio dari para qori yang benar-benar fasih dan tepat bacaannya. Agar anak juga bisa menirukan suara audio tersebut dengan baik dan benar.
  3. Jika anak sudah menghatamkan dalam mendengarkan auido Al Quran, cobalah untuk mengajarkan kepadanya untuk menghafal setiap bacaan Al Quran dari audio yang telah didengarkan selama ini. Dalam menghafal ini, hafalkan bacaan Al Quran setengah halaman dulu atau kalau bisa 1 halaman penuh. Diulang 5x dalam sehari.
  4. Buatlah cara yang menarik dalam menghafal Al Quran agar anak tetap mau belajar. Untuk mencari hal-hal yang menarik, bisa disesuaikan dengan keinginan anak atau berilah hadiah setiap anak mau menghafal atau berhasil menghafal.
  5. Doakan anak agar dimudahkan dalam menghafal dan dimudahkan dalam membimbing anak.
Dengan cara diatas, jika dilakukan sejak anak baru lahir maka dalam usia 2 tahun lebih anak akan sudah menghatamkan dalam mendengarkan Al Quran. Selanjutnya pada usia 2 tahun berikutnya, anak bisa menghafal Al Quran. Jadi pada usia 4 - 5 tahun, anak sudah benar-benar bisa menghafal Al Quran.
Dan yang terpenting dalam membimbing anak untuk menghafal Al Quran juga tergantung dari niat dan ke-istiqomah-an kedua orang tua. Harus kompak, harus sabar dan harus melakukan hal-hal sunnah serta menjalani kewajiban sebagai seorang muslim. Keberhasilan anak juga tergantung dari niat dan usaha orang tua.

Itulah sedikit ulasan tentang tips agar anak hafal Al Quran sejak usia dini yang bisa kami sampaikan. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua dalam mendidik anak-anak kita. Aamiin.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments