Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Meskipun Sering Main Game | Tips Anak Cerdas & Sehat
Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Meskipun Sering Main Game

Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Meskipun Sering Main Game

Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Meskipun Sering Main Game - Salah satu keinginan terbesar orang tua adalah ingin anak-anaknya pintar, baik di sekolah atau di luar sekolah. Banyak cara agar anak menjadi pintar dilakukan oleh orang tua, misalnya dengan memasukkan anak ke sekolah favorit sejak dini, memberikan tambahan pelajaran, pengetahuan, dan keterampilan. Tujuan dilakukan cara-cara tersebut adalah hanya satu yaitu agar anak-anaknya menjadi orang sukses kelak.

Orang tua semakin dibuat susah dengan perilaku anak-anak sekarang, khususnya yang mulai banyak menghabiskan waktu mereka dengan memegang gadget (smartphone) untuk bermain game. Anak-anak lebih bermain game modern ini daripada game-game konvensional (tradisional) sehingga waktu untuk belajar mereka juga habis untuk bermain game.

Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Meskipun Sering Main Game
Dari beberapa artikel yang telah kami bagikan yang mengulas tentang tips dan cara agar anak pintar, sebenarnya sudah cukup memberikan pengetahuan bagi kita semua dalam mendidik anak-anak kita namun yang namanya cara, masih banyak cara-cara lain yang mungkin lebih baik dilakukan dalam mendidik anak-anak kita.

Meskipun cara dalam mendidik anak agar pintar begitu banyak didapatkan dan ternyata cara atau metode tersebut masih belum juga memberikan hasil yang memuaskan, tentunya yang harus kita lakukan adalah memahami diri kita sebagai orang tua. Apakah kita sudah benar dalam mendidik anak? Bagaimana sikap kita dalam mendidik anak? Apakah kita selalu sabar atau marah-marah dalam mendidik anak? Atau kita terlalu menekan anak dalam belajar sehingga tidak ada waktu untuk anak dalam bermain?

Memang tidak semudah dalam mendidik anak untuk menjadi pintar, banyak faktor yang menentukan anak-anak menjadi pintar baik di sekolah ataupun diluar sekolah. Sebelum membahas beberapa poin penting dalam mendidik anak menjadi pintar, berikut ini beberapa faktor atau alasan kenapa anak kita tidak pintar:
Genetik Orang Tua
Salah satu faktor yang saat ini masih diperdebatkan, bahwasannya faktor genetik menjadi salah satu faktor utama yang membuat anak menjadi pintar. Benarkah seperti itu? iya, Jika orang tua memiliki tingkat IQ yang sangat baik maka besar kemungkinan anak-anak akan memiliki tingkat IQ yang lebih baik juga bahkan bisa lebih baik dari orang tua.

Namun bagaimana jika orang tua memiliki tingkat IQ dibawah rata-rata? Silahkan cek poin yang ke-2 dibawah ini

Asupan Nutrisi
Perkembangan otak anak sangat cepat mengalami proses perubahan, untuk itu sejak usia dini atau saat masih dalam kandungan, berikan nutrisi yang baik untuk anak. Tumbuh kembang anak dalam tahap ini sangat mempengaruhi proses perkembangan otak anak dan metabolisme anak. Namun yang terpenting pada tahap ini sel-sel otak sangat penting untuk selalu dijaga yaitu dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak.

Untuk mendapatkan nutrisi yang baik untuk anak, silahkan lakukan konsultasi kepada dokter Anda.

Aktivitas Fisik
Ingin anak pintar? Tapi disuruh belajar terus dan terus sehingga tidak ada waktu bermain untuk anak. Benarkah cara ini dilakukan? Salah! Proses tumbuh kembang anak bukan hanya menjaga kecerdasan otak (sensorik) anak tapi kondisi tubuh anak juga perlu dijaga.

Aktivitas fisik seperti bermain sangat bagus untuk perkembangan motorik anak, dengan melakukan aktivitas seperti bermain banyak hal akan membantu perkembangan otak anak. Apalagi jika aktivitas mereka dilakukan diluar ruangan seperti bermain bersama teman-teman. selain menjaga perkembangan sesnorik-motorik anak juga mengajarkan anak dalam bersosial.

Cara-cara diatas bisa dilakukan sebelum anak memasuki usia pra sekolah atau sekolah. Hal ini dilakukan untuk memberikan bekal kepada anak sebelum anak belajar di sekolah. Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan anak sebelum sekolah tersebut akan menimbulkan minat anak dalam belajar, bermain dan bergaul.

Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah

Cara dibawah ini sebenarnya sangat mudah dilakukan untuk membuat anak pintar di sekolah, karena cara-cara dibawah adalah berasal dari kebiasaan-kebiasaan yang selalu dilakukan sehari-hari yaitu:

Membaca Buku vs Main Game di Ponsel
Anak boleh bermain game di ponsel mereka, namun sebagai orang tua, kita harus bersikap tegas kepada anak dalam memberikan waktu yang lebih banyak untuk belajar, khususnya membaca buka. Bukan bermain game!

Meningkatkan kemampuan dan minat membaca anak menjadi salah satu faktor utama anak menjadi pintar. Anak yang lebih banyak membaca sudah terbukti lebih berprestasi daripada yang kurang minat membaca. Untuk itu, ajak selalu anak-anak membaca buku pelajarannya dan sumber pustaka lainnya yang sesuai dengan usia dan pendidikan mereka. Kuasai anak dengan buku, bukan kuasai anak dengan ponsel.

Disiplin Diri
Menanamkan disiplin diri dalam anak sejak dini sangat penting, penting banget! Sampai anak menjadi enggan dan selalu diperintah dalam melakukan sesuatu, jangan terlambat karena disiplin diri yang baik akan menjadikan anak-anak memiliki kehidupan yang terarah, teratur, dan penuh optimisme. Jika disiplin diri ini dilakukan sejak dini maka anak akan menjadi lebih pintar, cerdas, dan sukses.

Anak dengan disiplin diri menurut berbagai penelitian dan beberapa jurnal yang kami baca memiliki peluang sukses daripada anak yang memiliki IQ tinggi sekalipun. Nah...

Yakin & Optimis
Ajarkan dan berilah pemahaman bahwa anak bisa, beri tahu caranya dan praktekkan kepada anak. Cara ini akan membuat anak menjadi lebih semangat dan percaya diri kalau dia juga bisa melakukan apa yang telah dilakukan oleh orang tua. Begitu juga dengan belajar, jika anak ingin giat dan rajin belajar, ajari dan berilah bekal kepada anak sebelum memasuki sekolah. Dengan bekal tersebut, anak akan yakin dan percaya diri kalau dia akan bisa belajar di sekolah.

Jika minat belajar sejak awal sudah muncul maka anak akan menjadi anak pintar dan cerdas :)

Lingkungan yang Nyaman
Salah satu keadaan yang membuat anak tidak nyaman saat belajar anak dimarahi dan dipaksa untuk belajar. Padahal untuk membuat anak nyaman dalam belajar adalah keterikatan anak dengan orang yang bisa meningkatkan rasa percaya diri anak dalam belajar. Begitu juga dengan di sekolah, keterikatan guru dengan siswa sangat penting dilakukan, salah satu ikatan yang sangat baik dilakukan oleh guru adalah senyum, salam, sapa, dan sabar.

Istirahat
Jangan biarkan anak terlalu banyak bermain dan melakukan aktivitas seharian atau jangan biarkan anak selalu belajar selama berjam-jam karena hal itu tidak baik untuk tumbuh kembang anak. Seimbangkan waktu belajar, bermain dan istirahat anak.

Untuk memenuhi kebutuhan istirahat anak, setiap usia memiliki waktu yang berbeda:
  1. Anak usia prasekolah (4-6 tahun) tidur sebanyak 11-13 jam per hari.
  2. Anak usia sekolah (7-12 tahun) tidur 10-11 jam per hari.

Dari beberapa cara agar anak pintar di sekolah diatas dan beberapa artikel yang telah kami tulis di blog ini, memang semuanya tidak sesuai dengan harapan meskipun kita sudah melakukan yang terbaik, kepintaran anak tidak ada perubahan. Jika hasilnya seperti itu, Anda tidak perlu khawatir karena dia adalah anak Anda yang terbaik yang Anda miliki saat ini. Tidak perlu malu, tidak perlu gengsi dengan teman-teman Anda yang memiliki anak dengan kepintaran yang melebihi kepintaran anak Anda.

Tidak semua anak memiliki kepintaran di semua aspek atau bidang, saat ini anak Anda tidak jago dalam matematika namun dia jago dalam bahasa Internasional. Banyak cara yang harus kita gali pada diri anak kita, potensi mereka sangat banyak dan besar, mereka mampu menaklukan bumi dan langit dengan cara yang berbeda yang kita sendiri kadang tidak tahu dengan potensi tersebut. Percayalah, Allah SWT Maha Adil dan Bijaksana.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments