Tips Cara Mengatasi Masalah Anak Dengan Mudah & Praktis | Tips Anak Cerdas & Sehat
Tips Cara Mengatasi Masalah Anak Dengan Mudah & Praktis

Tips Cara Mengatasi Masalah Anak Dengan Mudah & Praktis

Tips Cara Mengatasi Masalah Anak Dengan Mudah & Praktis - Banyak yang mengatakan kalau anak adalah sumber masalah, betulkah begitu? Tentu saja salah, bagi kami anak-anak adalah sumber inspirasi. Masalah anak bukanlah masalah yang sebenarnya yang dihadapi oleh setiap orang tua tapi masalah yang dihadapi oleh orang tua saat menghadapi masalah anak adalah masalahnya sendiri yang berimbas pada anak-anak.

Masalah anak muncul karena masalah perawatan yang dilakukan oleh orang tua. Ketika orang tua merawat anak kurang bersabar, sering marah-marah menghadapi anak, dan stres saat melihat anak menangis terus. Maka yang harus dilakukan adalah kenapa anak saya menangis? Kenapa anak tidak mau makan? Kenapa anak tidak mau ini itu? Atau kenapa anak tidak mau belajar?

Tips Cara Mengatasi Masalah Anak Dengan Mudah & Praktis
Cobalah instropeksi diri dan bertanya dalam diri Anda, kenapa anak saya seperti itu? Pasti akan ditemukan faktor utama yang membuat anak berlaku seperti itu.

Ingat, anak dilahirkan bukan untuk membawa masalah atau beban hidup Anda tapi mereka adalah awal kebahagian Anda. Kalau Anda berpikiran anak adalah masalah buat Anda, kenapa harus hamil?

Begitu juga dalam kehidupan sehari-hari, ketika anak berbuat "onar" atau sibuk dengan dunianya sendiri dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak menyenangkan baik itu didalam rumah, diluar rumah, di rumah orang lain atau di tempat umum. Jangan salahkan anak kalau melakukan semua itu, karena apa yang anak lakukan didapatkan dari dalam rumah, dan ia terapkan diluar rumah.

Rumah adalah tempat pertama anak belajar segala hal sejak ia dilahirkan, mulai cara berjalan, berbicara, cara mendengarkan, cara makan, minum, toilet training, cara bergaul, cara berpakaian, dan sebagainya. Memang semua itu terlihat sangat sederhana dilakukan dan diterapkan namun ketika anak mendapatkan pelajaran yang negatif dari dalam rumah maka ia akan menerapkannya saat ia berada diluar rumah. Dan saat itulah anak mulai ada perubahan dalam berperilaku, apalagi jika hal-hal negatif yang ada diluar rumah ia bawa kedalam rumah dan membandingkan apa yang ia dapatkan dan ia terima.

Ketika anak sudah mulai menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan yang diberikan oleh orang tua (dalam rumah), maka tingkat emosional mereka juga akan mengalami perubahan. Dan lagi-lagi peran serta orang tua dalam memberikan pelajaran dan mengubah karakter anak sangat penting dilakukan sebelum ia memiliki dan menemukan karakternya sendiri dari luar rumah.

Tidak ada masalah yang ditimbulkan oleh anak jika orang tua mampu mendidik dengan baik. Sangat banyak sekali pendidikan keluarga yang harus diberikan kepada anak sebelum ia mendapatkan dari luar rumah. Lantas bagaimana saat anak mendapatkan hal-hal yang baru diluar rumah? Itu sangat bagus untuk tumbuh kembang mereka. Dengan begitu anak akan membandingkannya dengan apa yang ia dapatkan dari pendidikan keluarga dengan yang diluar rumah. Dan tentunya akan menimbulkan pertanyaan dalam diri mereka.

Untuk itu ketika anak sudah kembali ke rumah atau pulang, pastikan untuk selalu bertanya hal-hal apa saja yang telah ia dapatkan. Jangan biarkan anak masuk begitu saja, evaluasi. Tentunya saat mengevaluasi anak jangan dalam keadaan mereka datang langsung ditanyakan berbicara santai saat makan bersama, sedang menonton TV atau bermain bersama adalah waktu terbaik mengembangkan karakter dan emosional mereka.

Penjelasan diatas adalah awal kita sebelum menghadapi atau memunculkan masalah anak. Untuk itu berilah bekal terbaik untuk anak-anak agar anak tidak dianggap sebagai masalah dalam rumah ataupun didalam rumah. Masalah anak tidak muncul jika orang tua tidak bermasalah.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments