Hari Anak Nasional Indonesia 2018: GENIUS - Harus Tumbuh Menjadi Anak Jenius | Tips Anak Cerdas & Sehat
Hari Anak Nasional Indonesia 2018: GENIUS - Harus Tumbuh Menjadi Anak Jenius

Hari Anak Nasional Indonesia 2018: GENIUS - Harus Tumbuh Menjadi Anak Jenius

Hari Anak Nasional Indonesia 2018: GENIUS - Harus Tumbuh Menjadi Anak Jenius - Maju atau tidaknya suatu bangsa, tidak dapat dilepaskan dari peran para generasi muda yang ada di negara tersebut. Di mana termasuk atau menjadi bagian dari generasi muda ialah anak-anak, yang nantinya akan tumbuh dan berkembang untuk mewujudkan mimpi cita-cita mereka, menjadi pemimpin atau sosok-sosok penting untuk membangun sebuah negara.

Hari Anak Nasional Indonesia 2018: GENIUS - Harus Tumbuh Menjadi Anak Jenius
Oleh karena itu, kehadiran atau keberadaan serta peran dari anak-anak sebagai bagian dari komponen penting dalam masyarakat juga sama pentingnya dengan peran yang dimiliki oleh orang-orang dewasa lainnya. Betapa pentingnya kehadiran anak sebagai bagian dari masyarakat ialah ditandai oleh Pemerintah dengan menetapkan setiap tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional (HAN).

Keberadaan HAN ini sebagai salah satu upaya penjaminan hak-hak anak yaitu hak hidup, hak tumbung kembang, hak kesehatan optimal, hak berpatisipasi sesuai harkat dan martabat serta hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Yohana Yembise menetapkan HAN 2018 ini dengan tema yang diusung adalah:

Anak Indonesia Anak GENIUS (Gesit-Empati-Berani-Unggul-Sehat)

Oleh karena, marilah kita semua, mengusung bersama-sama itikad baik menteri KPPA ini.

Namun ada hal yang perlu diperhatikan juga dalam tema KPPA ini yaitu sebagai elemen pemerintahan yang sama-sama bergerak di bawah presiden, apakah tidak berunding? bekerja sama? atau sedikit bergosiplah dengan kawannya (BPJS) jika peraturan terbaru tentang persalinan bayi baru lahir yang akhirnya jika jatuh dalam kondisi sehat dengan menggunakan JKN, maka tidak ditanggung oleh BPJS (klaim tidak diakui sebagai kebutuhan pelayanan untuk bayi itu sendiri, baca: pelayanan di luar paket persalinan BPJS). Yang kita semua pasti paham, agar bayi lahir dan jatuh dalam kondisi sehat itu bukan sulapan, tetapi butuh tindakan dari tim resusitasi (siaga) bayi agar bekerja sesuai kompetensinya untuk berusaha maksimal terhadap bayi baru lahir agar jatuh dalam kondisi SEHAT, jangan sampai kondisi GAWAT.

Karena itulah tujuan ibu-ibu melahirkan di pusat-pusat pelayanan kesehatan (bukan di dukun), agar bayi terjamin keselamatannya dengan mendapat fasilitas pelayanan kehadiran tim resusitasi bayi baru lahir (yang sekarang dipangkas oleh BPJS), walau ibunya yakin jika bayi dalam kondisi sehat saat dalam kandungan.

Anak menjadi Generasi Genius yang merupakan harapan bangsa, bukan sulapan tapi butuh pengertian!

Harus dipahami jika masa 1000 Hari Pertama Kehidupan anak adalah masa yang akan menentukan masa depan harapan bangsa apakah akan menjadi anak Genius? atau malah menjadikan anak berkebutuhan Khusus?

MARI BERSAMA PERJUANGKAN YANG NYATA UNTUK ANAK INDONESIA, BUKAN SEKEDAR SLOGAN DAN HURA-HURA BELAKA!
SELAMAT HARI ANAK NASIONAL

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments