Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan | Tips Anak Cerdas & Sehat
Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan

Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan

Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan - Mempunyai anak adalah dambaan setiap suami istri, apalagi anak kembar adalah anugerah terbaik seorang ibu. Namun yang menjadi kendala bagi seorang ibu yang mempunyai anak kembar adalah merawat mereka yang butuh ekstra perawatan karena harus merawat 2 anak sekaligus.

Meskipun memiliki anak kembar adalah dambaan setiap ibu, namun pada kenyataannya banyak ibu-bu yang mempunyai anak kembar terkadang merasa stres karena banyak hal yang harus dilakukan terhadap anak-anaknya tersebut. Kebutuhan anak menjadi 2 kali lipat dan pekerjaan ibu atau ayah juga menjadi lebih ekstra. Misalnya; memberi makan 2 anak sekaligus, memandikan 2 anak sekaligus, menyekolahkan 2 anak dengan 2 biaya pendidikan tentunya, menjaga anak menjadi lebih waspada, membeli kebutuhan anak yang langsung 2 kali lipat sekaligus, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya seperti jika anak sakit.

Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan
Jika melihat keadaan seperti itu, Apakah Anda masih mengharapkan anak kembar? Tentu saja, karena mempunyai anak kembar adalah dambaan setiap pasangan suami istri. Dan untuk mendidik atau merawat anak kembar ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam keluarga Anda, seperti yang kami tulis dibawah ini:

Cara Mendidik & Merawat Anak Kembar Tanpa Ribet & Tetap Menyenangkan

Sebenarnya banyak cara untuk merawat anak kembar dan ibu-ibu tidak perlu risau dalam memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tips dibawah juga bisa diterapkan untuk ibu-ibu yang lain meskipun tidak memiliki anak kembar atau yang mempunyai 2 anak lebih.

Sabar
Hal pertama yang harus ada didalam ibu dan suaminya adalah SABAR. Kesabaran ini tidak muncul saat bayi kembar sudah lahir tapi ibu dan pasangannya tapi sudah mulai ada sejak ibu hamil. Ketika bayi sudah dilahirkan, ibu dan pasangan sudah siap menghadapi tantangan dalam merawat bayi kembar hingga tumbuh kembang menjadi seorang anak. Masa-masa awal kelahiran sampai usia sekolah adalah masa-masa yang penuh tantangan bagi ibu dalam merawat anak kembar.

Jadi pupuk dan tanamkan sifat sabar sejak hamil, apalagi jika Anda hamil dan memiliki anak untuk pertama kalinya. Dengan kesabaran dalam merawat anak-anak tentunya akan lebih menyenangkan dan juga akan membuat tumbuh kembang anak menjadi lebih baik.

Berhemat
Anak kembar adalah pembawa rezeki, sejak mereka lahir. Hal ini dibuktikan dengan ikut senang dan gembiranya sanak family dalam menyambut kelahiran mereka dan tentunya sambutan mereka diungkapkan dalam berbagai cara. Misalnya dengan membelikan anak baju, membelikan peralatan anak, dan bahkan membawakan kebutuhan rumah tangga. Namun dibalik semua itu akan ada banyak pengeluaran yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anak. Kebutuhan susu, kebutuhan biaya pendidikan, biaya peralatan dan perlengkapan anak.

Untuk itu, meskipun keuangan Anda sangat tercukupi namun tetaplah berhemat dan atur keuangan rumah tangga. Karena kebutuhan tangga (kebutuhan anak) terkadang tidak kita ketahui kapan diperlukan atau kapan kita butuh.

Jangan Pilih Kasih
Memiliki 2 anak sekaligus terkadang membuat seorang ibu agak kurang perhatian dengan salah satu anaknya. Mungkin karena beberapa faktor, misalnya sering nangis, terlalu aktif, tidak mau makan, mudah sakit dan sebagainya. Namun apapun keadaanya, kasih sayang ibu harus benar-benar tetap tercurah buah semua anak-anaknya. Tidak boleh pilih kasih, apalagi jika anak sudah memasuki anak sekolah.

Jika ada perhatian yang berbeda yang diterima oleh anak, maka akan mempengaruhi tumbuh kembang anak tersebut. Hati-hati.

Bersama Suami
Suami yang baik adalah yang memahami segala penghuni rumah, termasuk ketika memiliki anak kembar atau memiliki anak untuk pertama kalinya. Seorang suami juga memiliki tanggungjawab yang sama dengan istri dalam merawat anak-anak. Tidak perlu gengsi ketika seorang suami mengganti popok dan membersihkan kotoran anak, toh anak-anak tersebut adalah darah daging Anda, kenapa harus malu atau gengsi atau bahkan jijik?

Untuk itu kepada para suami, bantulah istri Anda dalam keadaan apapun. Waktu-waktu terindah di dunia ini adalah saat bersama keluarga, bukan orang lain.

Ekstra Perawatan
Jika Anda sebagai ibu rumah tangga yang full time dalam mengurus rumah tentunya masih sedikit lebih lega dalam mengurus mereka. Sebagai seorang ibu yang menjadi peranan penting sebuah rumah tangga, dituntut lebih ekstra dalam merawat, menjaga dan mendidik anak serta perhatian terhadap suami. Dan tentunya dalam melakukan semua aktivitas tersebut membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Begitu juga saat memiliki anak kembar, tidak hanya anak-anak saja yang harus diperhatikan. Keadaan ibu juga perlu diperhatikan juga, sesibuk apapun dalam mengurus rumah tangga, anak-anak dan suami. Seorang ibu harus tetap melakukan perawatan dan menjaga kesehatan. Misalkan memanjakan diri dengan mandi air hangat, memakai masker, dan melakukan perawatan tubuh lainnya.

Untuk melakukan perawatan diri tentunya harus dilakukan diluar jam anak atau anak-anak sudah tertidur atau ketika anak-anak bersama ayahnya.

Tetap Semangat
Lelah, mungkin itu yang dirasakan oleh seorang ibu dalam merawat anak dan rumah tangga. Namun ketika anak-anak begitu riang dan ceria, itulah cara mereka menunjukkan kalau Anda juga harus bahagia bersama mereka dan memberikan semangat kepada Anda. Tetap lah semangat dan yakin lah kelak mereka yang akan menjaga Anda di hari tua.

Itulah cara mendidik dan merawat anak kembar yang sangat mudah dilakukan. Tidak perlu perlu stres, yang terpenting tanamkan rasa sabar yang kuat dalam diri Anda dalam merawat anak-anak maka semuanya akan berjalan dengan baik dan normal. Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan artikel ini ke sosial media Anda agar teman-teman Anda juga mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat. Terimakasih.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...

No comments