Tips Agar Anak Pemalu Jadi Percaya Diri Untuk Meningkatkan Prestasi Anak | Tips Anak Cerdas & Sehat
Tips Agar Anak Pemalu Jadi Percaya Diri Untuk Meningkatkan Prestasi Anak

Tips Agar Anak Pemalu Jadi Percaya Diri Untuk Meningkatkan Prestasi Anak

Agar Anak Pemalu Jadi Percaya Diri Untuk Meningkatkan Prestasi Anak - Tidak sedikit orang tua yang menginginkan anaknya menjadi anaknya yang aktif dan percaya diri dan tentunya bukannya menjadi anak pemalu. Namun tidak bisa dipungkiri ketika anak baru mengenal kehidupan di luar rumah maka segala macam pikiran yang ada di otak anak akan memunculkan stimulus yang berbeda dari sebelumnya. Misalnya ketika didalam rumah anak selalu riang dan aktif, namun ketika menghadapi dunia luar, anak cenderung diam. Kenapa seperti itu? Karena apa yang dihadapi oleh anak adalah banyak hal-hal baru yang dianggapnya asing termasuk keberadaan orang lain. Sehingga muncullah rasa takut, minder, tidak mau, tidak percaya kepada orang baru, dan akhirnya jadi malu.

Jadi munculnya rasa malu atau anak menjadi pemalu banyak faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya seperti yang telah disebutkan diatas. Namun, rasa malu atau sifat minder atau rasa kurang percaya diri tersebut tentunya akan menghilang jika ada kebiasaan yang dilakukan oleh anak dan orang tua. Apa kebiasaan yang harus dilakukan oleh anak agar tidak minder atau tidak percaya diri? Selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitar rumah, diluar lingkungan sekitar rumah, dan diluarnya lagi sehingga anak menjadi tahu dan mengenal akan orang lain dan perbedaan lingkungan yang bisa mereka temui. Tentunya juga dalam mengenalkan anak pada lingkungan luar dan orang lain harus perlu didampingi sebelum mereka betul-betul mengenal dan memahami seperti apa lingkungan dan orang lain yang mereka hadapi di kemudian hari

Tips Agar Anak Pemalu Jadi Percaya Diri Untuk Meningkatkan Prestasi Anak
Baca Juga: Cara Mengenalkan Anak Pada Lingkungan Sekitar & Orang Lain

Jika anak ternyata memiliki sifat pemalu sejak dini maka anda tidak bisa bisa membiarkan anak anda seperti itu, harus ada komunikasi yang baik antara anda dan anak anda. Karena jika sifat malu dan menjadi sifat minder atau rasa kurang percaya yang berlebihan, keadaan ini akan merugikan anak anda sendiri. Misalnya, mengalami penurunan dan belajar, enggan melakukan sesuatu pekerjaan rumah dan yang lebih mengkhawatirkan adalah dengan adanya sifat malu tersebut, anak bisa hanya berdiam diri didalam kamar dan keadaan ini akan membawa anak menjadi bingung, cemas dan depresi.

Untuk itu, agar anak pemalu jadi percaya diri, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan orang lain:

Jangan memarahi anak
Saat anak merasa malu untuk berbaur dengan orang-orang di sekitarnya, jangan pernah memarahi anak. Abaikan situasi tersebut, dan jangan sekali-kali menyebut pada orang lain bahwa anak adalah pemalu. Biarkan saja dia melakukan apa yang diinginkannya, nanti dengan sendirinya anak akan mulai merasa jemu dengan apa yang ia lakukan. Berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan orang lain bisa membantu perkembangan otak anak.

Mengajari anak keterampilan bersosial
Sekali-kali ajak anak-anak untuk pergi ke beberapa tempat bersama teman-temannya. Cara ini sangat efektif agar buah hati sudi berbaur dengan sahabatnya. Beritahu pada anak anda bahwa teman-temannya sungguh baik dan juga mau bermain dengannya. Dengan demikian sang anak juga bakal mulai membuka diri dan ia akan merasa asik bermain dengan yang lain.

Jangan menyebut anak pemalu
Hal ini tergolong yang sungguh penting bagi orangtua. Jangan pernah memberi label pada anak sebagai anak pemalu. Pasalnya, dalam benak anak akan tertanam demikian dan sepanjang hidupnya anak akan mencap dirinya dengan karakter pemalu yang disebutkan itu. Anak bakal merasa tertekan dan juga cemas, apalagi jika tidak sedikit kawannya yang menghinanya sebagai orang yang pemalu dan juga tak pandai dalam berteman. Ingat, sifat pemalu mampu diubah apabila anda dengan tepat menanganinya.

Kelompok bermain
salah satu tips yang krusial bagi para orang tua yang memiliki anak pemalu adalah dengan membawa anak ke sebuah kelompok bermain. Sering-seringlah membuat kelompok bermain di dalam rumah, dengan demikian sifat anak yang pemalu secara perlahan bakal semakin berkurang dan membuat anak bisa bersosialisasi.

Waktu bersama anak
Menghabiskan waktu bareng dengan keluarga merupakan terapi yang terbaik untuk anak yang pemalu. Pada saat seharian berkumpul bersama keluarga, mintalah anak untuk menyanyikan sebuah lagu ataupun membaca sebait puisi di depan anda dan anggota keluarga yang lain. Ini adalah salah satu langkah-langkah pengasuhan anak yang terbukti paling efektif untuk membuat si kecil menjadi lebih percaya diri.

Memberi pujian kapada anak
Semua orang biasanya suka dipuji, tak terkecuali dengan anak yang masih belia. Beri anak pujian saat ia usai menyanyi di depan anda ataupun kawan-kawannya. Ini bakal membuat anak merasa spesial dan juga merasa percaya diri saat berada di lingkungan baru.

Anak yang sering mendapat pujian saat melakukan sesuatu yang baik bakal membuat karakternya semakin andal, dia akan merasa bahwa hasil kerja kerasnya sangat dihargai dan dengan seperti tersebut ia bakal mengulangi kebaikan itu. Karakteristik pemalunya juga lambat laun akan semakin berkurang, dan anak akan merasa senang bareng orang-orang yang ada di sekitarnya.

Melakukan komunikasi yang baik dengan anak
Dalam beberapa kasus tertentu, alasan anak menjadi seorang yang pemalu dikarenakan adanya faktor ketakutan yang cukup tinggi. Luangkan waktu Kamu untuk berbicara dari hati ke hati dengan anak mengenai beberapa hal yang selalu membuatnya merasa takut dan malu. Mungkin saja anak pernah mengalami pengalaman yang buruk ataupun diejek orang asing yang dapat membuatnya merasa takut, lalu anak merasa malu untuk bertindak.

Itulah beberapa tips agar anak pemalu jadi percaya diri. Dengan adanya tips-tips diatas semoga bisa memberi inspirasi bagi anda dalam mengasuh dan memberi pembelajaran yang baik buat anak-anak.

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...