Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil | Tips Anak Cerdas & Sehat
Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil

Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil

Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil - Sudah beberapa hari ini bahkan hampir 1 bulan anak masih belum bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan didalam kelas masih malu untuk bermain bersama teman-temannya yang baru. Keadaan seperti ini tentu membuat bunda merasa khawatir dengan anak. Eh tunggu dulu, khawatir atau mangkel bunda? Kalau bunda khawatir dengan keadaan anak yang masih malu dan belum bisa berinteraksi dengan teman-teman, guru atau orang lain di sekolah atau kelas, berarti bunda peduli dengan tumbuh kembang anak, khususnya pendidikan dan mental mereka. Namun jika bunda menjadi mangkel melihat keadaan anak seperti itu, berarti bunda kurang memahami keadaan anak sendiri.

Banyak orang tua saat mereka mengantarkan anak-anak mereka menjadi marah-marah dan menarik-narik tangan mereka agar mau sekolah dan masuk kelas. Bahkan kesabaran sudah habis, anak malah dibawa pulang dipaksa karena anak menangis, malu, tidak mau masuk kelas, selalu minta ditemani, dan sebagainya. Kami sering melihat kejadian seperti itu. Jika bunda pernah berlaku seperti itu terhadap anak, jangan heran jika dikemudian hari anak malah cenderung berdiam diri, tidak banyak bicara, mau berteman tapi hanya diam saja, mau masuk kelas tapi hanya diam saja dan sebagainya. Ketika anak hanya terpaksa melakukan sesuatu yang bukan keinginannya, maka hal tersebut bisa menjadi awal mereka untuk tidak mau dengan siapapun, termasuk pada orang tua. Mereka terpaksa melakukan karena ada paksaan, bukan karena kebiasaan yang menyenangkan yang mampu membuat mereka bereksplorasi dengan segala kemampuannya sendiri.

Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil
Nah untuk itu bunda, ketika anak masih belum berani untuk ke sekolah, apalagi masuk kelas, jangan jadikan anak untuk melakukan keterpaksaan, sikap malu-malu pada anak saat berhubungan dengan dunia yang baru dikenalnya, adalah hal yang sangat wajar terjadi, namun jangan biarkan keadaan seperti itu selalu dialami oleh anak-anak. Untuk itu butuh bimbingan dan dukungan orang tua agar anak tidak malu dan menjadi percaya diri. Bagaimana caranya?

Cara Mengatasi Anak Pemalu Di Sekolah & Kelas Dengan Mudah & Berhasil
Dibawah ini ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan atau menjadi ide dalam mengatasi anak pemalu saat di sekolah atau masuk kelas:

Jangan Mengatakan "Anak Pemalu"
Sifat awal pemalu anak bisa terjadi saat mereka masih berada didalam rumah yang bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti selalu memarahi anak, mengejek anak, atau membandingkan anak dengan orang lain. Sehingga sifat pemalu ini sudah tentu diketahui oleh orang tua dan saat berada diluar ternyata orang tua selalu mengatakan kepada teman-temannya bahwa anaknya tersebut adalah pemalu. Dengan mengatakan dan memberitahu kepada orang lain bahwa anak pemalu dihadapan mereka, maka saat itu juga anak akan enggan untuk mulai berinteraksi dengan orang lain, bahkan untuk salaman dan menyapa teman-teman orang tua enggan untuk melakukannya.

Sebagai orang tua tugas anda adalah memberi dukungan dan edukasi yang baik dan benar dengan cara yang tepat, bukan langsung menyalahkan atau menghakimi anak saat dia belum mampu melakukan hal yang benar. Apalagi saat anak mendengar kalau dia adalah pemalu dihadapan orang banyak, akan membuat perasaan anak menjadi tertekan dan cederung berdiam diri. Untuk itu, pemberian edukasi yang baik dengan mengatakan bahwa setiap orang pasti mempunyai sifat malu. Dan sifat malu tersebut namun tidak selalu ditunjukkan pada orang lain.

Dengan mengatakan seperti itu maka anak akan belajar secara perlahan untuk mengontrol sifat malunya tersebut saat mereka bertemu dengan orang lain atau berada dilingkungan yang lain termasuk di sekolah atau didalam kelas.

Evaluasi Di Rumah
Di beberapa sekolahan, saat berada di sekolah atau didalam kelas tentunya bunda masih menunggu anak sampai mereka pulang sekolah. Saat menunggu diluar kelas, tentunya bunda juga harus memperhatikan tingkah laku anak saat di kelas, ingat bunda jangan ngrumpi sendiri diluar kelas ya bun... Bunda menemani dan menunggu anak saat sekolah memiliki artian agar bunda mengetahui sikap dan keadaan di kelas agar nanti di rumah bunda bisa menyampaikan hasil yang telah didapat di sekolah dan memberikan apa yang perlu dilakukan untuk esok hari. Bunda bisa mengevaluasi belajar anak waktu di kelas saat ada di rumah.

Jika bunda juga ikut serta dalam mengawasi anak saat di kelas, maka bunda tentu akan mengetahui keadaan anak bunda dan teman-teman anak yang lainnya. Jika bunda mendapatkan anak malu saat di kelas dan mengetahui ada anak lain yang aktif dan selalu berinteraksi dengan teman-teman lainnya. Maka saat di rumah, bunda bisa bertanya-tanya pada anak dengan beberapa pertanyaan berikut ini:

"Adek, adek gimana tadi sekolahnya di kelas? Senangnya..." - Sang anak pasti menjawab dengan perasaan mereka waktu di kelas, ikuti saja apa yang disampaikan anak, jika ternyata anak menjawab "Senang bunda tapi adek malu..." atau "Adek malu bunda sama ibu guru...". Ajak anak menyampaikan perasaannya, jika dia senang tapi malu kenapa? Jika anak malu kepada guru juga cara tahu kenapa malu dengan ibu guru. Dengan mengetahui perasaan dan apa yang dialamo oleh anak saat di sekolah atau di kelas, maka solusi dan nasehat terbaik bisa bunda sampaikan. Misalnya, "ibu guru kan baik, selalu menemani adek dalam belajar, itu artinya ibu guru sayang sama adek. Kalau adek malu, nanti adek ga bisa belajar lagi sama ibu guru.."

"Oya adek, tadi adek disuruh apa sama ibu guru?" - Jika anak menjawab disuruh bernyanyi, langsung saja bertanya "Adek nyanyi apa?" dan seterusnya sehingga menghadirkan obrolan yang menyenangkan bersama anak. Atau mengatakan "Adek hebat loh, tadi bunda melihat adek berani bernyanyi didepan kelas...". Perkataan ini adalah pujian, dan secara langsung akan menumbuhkan rasa percaya diri terhadap anak. Jika anak sudah merasa percaya diri maka dia akan tampil lebih baik lagi dengan sendirinya.

Namun jika bunda tidak bisa menunggu anak di sekolah atau di luar kelas karena kebijakan dari sekolah, maka carilah informasi kepada guru tentang keadaan anak selama belajar di kelas. Sampaikan juga kepada guru kalau anak anda adalah pemalu jika tampil di kelas atau banyak orang. Menyampaikan keadaan ini saat tidak bersama anak. Dengan mengetahui keadaan anak saat belajar di kelas dan menyampaikan keadaan anak kepada guru, maka akan ada interaksi yang lebih baik lagi antara anak dan guru, guru dan orang tua, orang tua dan anak.

Ikut Ekstrakurikuler
Untuk anak yang sudah kelas 1 SD, jika mereka masih pemalu, mintalah pada anak untuk ikut bergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah seperti olahraga atau yang lainnya, maksimal 3 ekstrakurikuler. Dengan ikut kegiatan ektra-sekolah dapat membantu dalam mengakrabkan diri dengan teman-temannya, sehingga dia tidak merasa canggung lagi saat diminta presentasi di depan kelas.

Mengenal Guru Lebih Dekat
Bapak-Ibu guru merupakan seseorang yang perlu dikenal sejak awal masuk sekolah dan didalam kelas. Awalnya, anak-anak lebih memilih berinteraksi dengan teman yang seumuran. Padahal, mengenal guru lebih dekat merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak. Berikan pemahaman kalau guru adalah orang yang baik, sehingga anak tidak perlu merasa takut pada mereka. Selain itu saat pelajaran sarankan juga kepadanya jika kurang paham dengan salah satu pelajarannya, agar langsung menanyakan kepada gurunya.

Dengan cara-cara yang telah disebutkan diatas, maka anak akan belajar untuk tampil lebih baik lagi dan berusaha menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Selain itu, jika ada kesempatan untuk bertemu dengan orang banyak misalnya sanak family, ajaklah si kecil pergi bersama. Selain bisa memberikan gambaran interaksi langsung juga dapat membantu anak agar bisa selalu berani tampil di depan umum.

Itulah cara mengatasi anak pemalu di sekolah dan kelas, semoga artikel ini dapat membantu ibunda yang kemarin mengirimkan email kepada kami tentang permasalahan anak yang malu-malu saat masuk kelas. Semoga artikel ini dapat membantu ya bunda... Terimakasih banyak :)

Baca juga:

Buka Komentar
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan, hinaan dan SARA tidak akan ditampilkan atau menjadi tanggungjawab penulis komentar.
Blogger
Disqus
Diskusi yuks...