Senin, 11 September 2017

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil - Saat ini banyak sekali orang tua yang memprogramkan anak-anak mereka untuk pintar mengaji, bahkan sejak dini banyak sekali orang tua yang selalu mencari tempat dan menambah jam belajar anak khususnya untuk mengaji. Bahkan waktu liburan sekolah kemarin, banyak juga orang tua yang tetap menambah belajar mengaji anak dengan cara belajar di pondok pesantren. Sungguh sangat menyenangkan bila anak-anak kita yang masih kecil bahkan pada usia dini, mereka sudah bisa menglafalkan ayat-ayat suci Al Quran dengan baik dan fasih

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil
Namun tidak semua anak yang mau untuk belajar mengaji karena mereka beranggapan belajar mengaji sangat sulit. Dan orang tua sendiri juga tidak bisa berbuat banyak ketika anak-anak mereka sudah diikutkan dalam belajar mengaji secara kilat atau kursus mengaji. Jika anak mengalami kesulitan dalam belajar mengaji, ada beberapa cara mengatasi anak sulit belajar mengaji, diantaranya yaitu:

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil

Waktu Belajar Mengaji
Gunakan dan atur waktu belajar yang cocok dan pas untuk anak-anak sehingga mereka akan terbiasa untuk mulai belajar mengaji saat waktu belajar sudah mulia tiba. Namun sebelumnya harus memberi tahu kepada sang anak kalau waktu belajar mengaji dimulai hari dan jam yang telah ditetapkan, jika anak tidak setuju dengan waktu yang ditentukan, berilah opsi atau pilihan kepada sang anak

Selian waktu yang ditentukan untuk belajar mengaji, informasikan juga kepad anak tentang waktu-waktu yang digunakan oleh sang anak. Misalnya waktu untuk bermain, waktu untuk istirahat, waktu untuk mandi, dan waktu untuk bebas tanpa belajar dan waktu-waktu yang lainnya. Dan tentunya, jangan pernah membatasi waktu anak secara ketat, atur secara fleksibel

Penjelasan Kenapa Harus Mengaji
Banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka pandai dalam mengaji, namun tidak sedikit yang tidak pernah memberi penjelasan kepada anak kenapa anak harus mengaji? Memberi penjelsan kepada sang anak kenapa harus mengaji tidak hanya untuk anak saja, akan tetapi juga digunakan untuk anak ketika dia berada di lingkungan masyarakat atau di sekolah. Misalkan ada orang lain atau guru bertanya; Kenapa harus mengaji?

Untuk penjelasan kenapa harus belajar mengaji? Masing-masing orang tua memiliki cara dan penjelasan yang berbeda. Disini kami hanya sedikit memberi penjelasan secara sederhana saja

Baca juga : Tips Belajar Mengaji Untuk Anak Sejak Balita

Al-Qur'an Always Everyday
Terbiasa dengan mendengarkan ayat-ayat Al Quran setiap hari akan memudahkan anak untuk terbiasa dengan Al Quran dan tentunya meraka akan ingin merasa tahu cara membaca Al Quran dan dari sinilah mereka akan memulai untuk belajar mengaji. Namun untuk membuat anak penasaran dengan ayat-ayat Al Quran yang didengarkan, jangan pernah mendengarkan anak-anak dengan lagu-lagu yang lain secara bersamaan

Disiplin dan Konsisten (Istiqomah)
Kebiasaan yang dilakukan orang tua terhadap anak-anak dalma hal apapun akan menghasilkan apa yang telah diajarkan orang tua kepada anaknya. Begitu juga dengan mengaji, membiasakan anak dan selalu mengajarkan anak mengaji akan membuat anak lebih mudah dalam belajar mengaji. Jika anak sedang tidak mood untuk mengaji, lakukan beberapa perubahan dalam mengajari anak belajar mengaji, jangan monoton atau membosankan. Misalnya menggunakan alat bantu berupa gambar atau layar bergerak

Sabar
Jangan pernah bosan dalam mengajari anak. Bahkan ketika anak sedang semangat-semangatnya untuk belajar mengaji dan orang tua tidak mood untuk memberi pelajaran mengaji, jangan biarkan rasa malas orang tua dalam mengajari anak menjadi boomerang. Karena jika anak tidak mendapatkan respon apa yang diinginkan, maka saat itulah anak juga mulai enggan untuk mengaji

Bersabarlah jika anak sangat lama dalam belajar mengaji, jika anak belum lancar-lancar dalam mengaji, jangan marah, jangan malas. Tanggungjawab orang tua selain memberi nafkah juga memberi ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak

Rewards
Berilah apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh anak. Sekecil apapun yang berhasil dilakukan oleh seorang anak, hargai itu dan jangan pernah mengatakan sesuatu yang merendahkan dirinya dan melunturkan semangatnya. Berilah kebanggaan yang mendalam dengan yang dihasilkan anak. Dengan begitu anak akan merasa bangga dan selalu semangat untuk melakukannya lagi

Keteladanan Orang Tua
Ingin anak belajar mengaji secara otomatis tanpa perlu disuruh? Mengajilah!
Orang tua harus mengaji jika ingin anak-anak juga mengaji karena anak-anak pasti akan meniru dengan sendirinya jika melihat orang tua mengaji. Jadi jangan heran ketika anak bertanya saat mereka disuruh untuk mengaji dan menjawab seperti ini, "Mama Papa kok tidak mengaji?", "Ayah Bunda, ajari adek ngaji ya..", "Ayah Bunda, adek inginnya belajar mengaji sama bunda..."

Jika anak sudah menjawab dan meminta seperti itu, sedangkan orang tua tidak tahu bahkan tidak pernah mengaji, jangan heran jika anak tetap tidak mau belajar mengaji atau ogah-ogahan dalam mengaji

Jadi, dalam melatih dan mengajarkan anak untuk meperbuat hal-hal yang baik pasti menjadi sesuatu yang tidak bisa disepelekan. Karena pembangunan karakter anak hingga mereka dewasa nanti adalah berasal dari kebiasaan-kebiasaan yang baik yang telah dilakukan sejak dini

Begitu juga dengan mengajari anak untuk mengaji, tentunya yang menjadi kewajiban orang tua adalah orang tua harus bisa membaca Al Quran terlebih dulu. Jika orang tua tidak bisa membaca Al Quran, bagaimana cara megajari anak mengaji? Ke orang lain? Atau ke ustadz atau ustadzah? Guru terbaik bagi anak sejak usia dini adalah orang tua

Artikel Terkait : Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil