Saturday, August 12, 2017

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada - Mendidik dan membimbing anak memang bukanlah hal atau perkara yang mudah untuk dilakukan. Masih banyak orang tua yang merasa enggan dan lelah atau bahkan kesal melihat tingkah pola dan perilaku anak-anak yang terkadang menjengkelkan, bahkan membuat emosi kita meningkat. Apalagi jika anak-anakn tidak bisa diberitahu dengan baik-baik dan tetap dengan perilakunya tersebut, sungguh benar-benar menguji kesavaran kita sebagai orang tua

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada
Pernah kan bunda mengalami seperti itu?

Jika hal ini selalu terjadi, akhirnya solusi terakhir yang banyak dilakukan oleh orang tua adalah memilih untuk membentak anak agar mereka bisa lebih patuh dan tidak melanjutkan perilaku yang dinilai menjengkelkan tersebut. Dengan membentak anak, tujuannya adalah agar anak diam dan akan menjadi anak yang penurut bahkan disiplin. Akan tetapi dari beberapa sumber yang kami dapatkan; membentak anak bukanlah solusi terbaik agar anak menuruti kemauan orang tua. Kebiasaan membentak anak akan mengganggu proses tumbuh kembang anak tersebut dari berbagai aspek

Baca Juga: Dampak Membentak & Memarahi Anak yang Perlu Bunda Ketahui

Menurut pakar kesehatan dr. Amir Zuhdi dari Neuroscience Indonesia menyatakan pada usia dini, otak anak masih dalam tahap proses penyambungan neuron. Neuron-neuron dalam otak ini saling berdekatan satu sama lain dan salin terhubung sehingga membentuk neuron yang kuat yang membantu anak dalam proses belajar dan tumbuh kembang mereka. Tidak hanya neuron yang beperan penting dan aktif, akan tetapi ada hormon-hormon pertumbuhan yang juga berkembang dan mendukung perkembangan otak anak secara maksimal

Nah, jika orang tua selalu membentak anak-anak (orang tua disini juga bisa guru loh ya bunda, ibu guru atau bapak guru di sekolah), maka akan proses penyambungan neuron dan perkembangan hormon akan terganggu. Saat anak dibentak, maka reaksi atau repon pertama yang dialami oleh anak adalah adanya rasa takut. Jika rasa takut ini muncul, maka hormon kortisol atau hormon stres akan meningkat didalam jaringan otak anak dan akan membuat proses penyambungan neuron-neuron yang lain terganggu dan bahkan bisa terlepas

Jika hal ini selalu terjadi, maka proses berpikir anak akan mengalami gangguan, misalnya lambat dalam belajar dan mudah lupa. Selain itu anak akan mudah capek dan lelah dalam belajar sehingga mereka akan sulit dalam membuat keputusan dari setiap aktivitas yang mereka lakukan, sulit menerima informasi dengan baik, tidak mampu membuat perencanaan dan selalu tergantung pada orang tua atau orang lain, dan yang paling dikhawatirkan anak bisa menjadi depresi, menarik diri, tidak percaya diri, tidak ceria dan pendiam

Banyak sebenarnya dampak dari akibat membentak anak, selain disebutkan diatas, orang tua pasti akan menangkap dan mengerti dari perubahan perilaku anak setelah mereka di bentak. Silahkan perhatikan apa yang terjadi pada anak-anak Anda setelah mereka di bentak

Untuk itu, mulai saat ini kami menghimbau lebih baik orang tua tidak lagi mudah membentak anak. Jika anak-anak berbuat salah atau sulit untuk diberitahu, berikanlah pemahaman yang lebih baik tanpa perlu membentak mereka.

Tags :

Artikel Terkait : Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada