Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak - Pernahkah kita memberi hukuman yang baik kepada anak atau terlalu sering memberi hukuman fisik kepada anak? Sebagai orang tua kita semua dituntut sabar dalam mendidik dan membesarkan anak-anak, apa pun alasannya sebagai orang tua kita tidak boleh lalai atau pun lengah dalam menjaga dan membesarkan mereka. Begitu juga ketika orang tua memberi hukuman kepada anak-anak saat anak melakukan kesalahan, orang tua tidak boleh terlalu berlebihan dalam memberikan hukuman kepada anak tersebut karena dampaknya akan berakibat buruk pada tumbuh kembang anak. Lantas bagaimana cara memberi hukuman yang baik kepada anak-anak?

Menjadi orang tua bagi anak-anak adalah dambaan bagi setiap ibu, menyenangkan dan terkadang orang tua juga dibuat gemes bahkan mangkel dan ujung-ujungnya orang tua memarahi sang anak karena tingkah polah mereka yang lucu, menggemaskan dan terkadang menguji kesabaran orang tua. Apalagi ketika anak-anak sudah berusia 2 - 4 tahun, kelucuan dan perilaku yang lebih aktif sudah mereka tunjukkan bahkan mereka terkadang sudah mulai menunjukkan sisi kenakalannya dengan mengganggu orang tua dengan cara lucu mereka

Memberi Hukuman yang Baik Kepada Anak-Anak
Untuk itu pada usia-usia dini, sejatinya orang tua tidak harus memarahi anak akan tetapi orang tua memiliki kewajiban untuk mengajarkan hal-hal yang baik dan benar kepada anak. Memang memarahi atau memberi hukuman kepada anak itu juga perlu dilakukan akan tetapi kebanyakan orang tua masih kurang memahami bagaimana cara memarahi dan memberikan hukuman yang baik kepada anak-anak. Bahkan ada beberapa orang tua yang memarahi anak dengan cara kekerasan yaitu memberi hukuman fisik kepada anak. Apakah itu perlu dilakukan?

Memberi hukuman kepada anak tidak harus dengan kekerasan karena sekali dua kali Anda memarahi sang anak maka akan berdampak pada pola perilaku anak itu sendiri yaitu anak akan meniru cara orang tua marah, anak akan melapiaskan kekesalannya karena sering dimarahi kepada orang lain atau benda, dan beberapa perilaku anak yang menjadi pendiam dan penakut. Untuk mencegah anak berperilaku negatif karena dampak marah yang diberikan oleh orang tua, cobalah beberapa tips berikut dalam memberi hukuman kepada anak-anak:

Hukuman Ruangan
Jika anak Anda melakukan kesalahan, cobalah memberi hukuman dengan menempatkan anak pada sebuah ruangan khusus dan membiarkan anak didalam ruangan tersebut. Akan tetapi ruangan yang digunakan untuk menghukum anak ini jangan ruangan gelap. Selama diruangan tersebut, orang tua tidak hanya mendiamkan anak atau membuatnya merasa sendirian akan tetapi berilah beberapa tugas yang harus dikerjakan didalam ruangan tersebut. Tugas yang dikerjakan oleh anak harus sesuai dengan kemampuan anak dan jangan berlebih. Beberapa tugas yang bisa diberikan yaitu menggambar sesuai dengan imajinasinya, mempelajari alphabet, merangkai balok, belajar beribadah, dan sebaainya yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan sang anak. Selain itu, anak tetap didampingi

Hukuman Undian
Ketika anak membuat kesalahan, ajak dan diskusikan bersama anak mengenai hukuman apa yang akan diberikan kepada anak sesuai dengan kesalahan anak. Tulis beberapa hukuman dalam kertas kecil, gulung kertas tersebut seperti kertas undian dan masukkan kedalam kotak. Selanjutnya anjurkan anak untuk mengambil salah satu gulungan kertas tersebut. Dan kertas yang telah diambil tersebut adalah hukuman yang harus dikerjakan dan dilakukan oleh sang anak

Jadi setiap kali anak melakukan kesalahan, maka anak harus mengambil salah satu kertas didalam kotak tersebut dan hukuman buat anak sesuai dengan tulisan yang ada didalam kertas. Beberapa hukuman yang perlu ditulis adalah menyanyi, menghafal, membaca, atau menyebutkan 5 - 10 benda, menyebutkan 5 - 10 nama binatang, dan sebagainya. Atau bisa juga memberikan satu kertas kosong yang tidak berisi hukuman yang tidak diketahui oleh anak karena ini akan memberikan mereka kejutan yang menyenangkan. Dengan cara ini akan menambah cara belajar dan kosakata anak akan benda dan makhluk hidup

Hukuman Tidur Siang
Semua orang tua sudah mengetahui kalau anak-anak sangat benci atau tidak senang ketika mereka disuruh untuk tidur siang. Sekalipun ditemani oleh orang tua, bisa jadi anak akan tidur tapi setelah ditempat tidur mereka hanya main-main saja dan bahkan orang tua yang menemani malah tertidur lebih dulu dan ketika orang tua sudah tertidur, anak malah pergi dan bermain lagi. Pernah kan anak-anak kita seperti itu?

Untuk mengatasi masalah tidur siang anak ini, caranya cukup mudah yaitu memanfaatkan bermain dan kesalahan anak. Jika anak melakukan kesalahan maka berilah hukuman berupa tidur siang dan tidak boleh bermain sebelum benar-benar tidur. Memberi hukuman tidur siang ini akan melatih disiplin anak akan waktu yaitu waktu untuk bermain dan waktu untuk istirahat

Hukuman Memegang Lidah
Pernahkah anak Anda mengeluarkan kata-kata kasar atau kata-kata yang tidak pantas padahal Anda tidak pernah mengajarkan sedikitpun. Jika anak melakukan kesalahan berupa kata-kata kasa maka hukuman yang diberikan kepada anak adalah dengan cara menyuruh anak untuk memegangi lidah mereka dalam beberapa menit. Dengan cara seperti ini maka anak akan tidak melakukan perbuatan yang sama. Selain memberi hukuman dengan cara memegang lidah, berilah nasehat kepada mereka kalau mengeluarkan kata-kata kasar atau tidak pantas itu sangat tidak baik dilakukan

Hukuman Mengerjakan PR
Mengerjakan PR dari sekolah biasanya anak-anak malas untuk melakukannya. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara memberikan tugas yang sama yaitu mengerjakan PR mereka. Dan jika belum selesai, tidak boleh bermain. Dalam mengerjakan PR ini diharapkan agar orang tua untuk selalu berada disamping sang anak agar anak lebih tenang dan nyaman saat mengerjakan PR mereka. Dengan cara ini akan memberikan efek positif dalam belajar anak

Jadi dalam memberi hukuman yang baik kepada anak-anak kita tidak harus dengan memarahi atau melakukan kekerasan fisik kepada mereka. Dengan cara senderhana yang tetap disenangi mereka dan tetap menumbuhkan mereka untuk tetap belajar dan tidak mengulangi kesalahan mereka lagi. Cara-cara diatas mungkin ada yang berpendapat kalau cara tersebut akan membuat anak akan menjadi manja dan akan membuat anak beranggapan kalau hukuman yang diberikan kepada mereka hanya speerti itu. Mungkin bisa seperti akan tetapi dalam memberikan hukuman tergantung orang tua bagaimana orang tua memberikan hukuman yang baik yang sekiranya membuat anak menjadi jera atau tidak melakukan kesalahannya lagi. Dan tentunya dengan tidak memberi hukuman fisik atau kekerasan karena hidup ini sudah terlalu keras untuk anak-anak kita jalani....
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar