Tuesday, June 14, 2016

Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan

Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan - Homeschool sudah ada sejak dulu dan di Indonesia sekitar tahun 2011 sudah mulai muncul hingga saat ini homeschool mulai banyak yang menjalaninya, khususnya untuk keluarga-keluarga tertentu dengan anak-anak yang mungkin mengalami beberapa permasalahan dalam keseharian mereka. Namun bukan berarti anak-anak yang menjalani homeschooling tersebut berasal dari keluarga yang broken-home, bukan, bukan seperti itu malah bisa dikatakan sebaliknya, keluarga malah lebih memfokuskan kepada anak untuk belajar dengan lebih baik

Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan

Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan

Jadi homeschooling atau sekolah rumah adalah suatu kegiatan atau aktivitas belajar mengajar yang dilakukan didalam rumah secara penuh yang dilakukan oleh anak-anak. Istilahnya, orang tua hanya menyekolahkan anak-anak mereka di rumah secara penuh dan tidak menyekolahkan lagi di sekolah-sekolah formal seperti biasanya. Kalau begitu homeschooling ini sama dengan sekolah private? Bisa dikatakan begitu karena prosesnya hampir sama hanya waktunya saja yang mungkin agak berbeda dan apakah homeschooling ini bisa dikatakan anak tidak sedang sekolah?

Jika melihat dari sejarahnya, sebenarnya homeschooling ini sudah ada sejak dulu sebelum sekolah-sekolah yang saat ini berdiri dengan gagahnya namun karena adanya perubahan yang lebih mengedepankan sekolah untuk terus berkembang hingga saat ini menjadikan homsechooling hanya sebatas kegiatas belajar mengajar semata tanpa. Namun di beberapa negara maju seperti Amerika, kegiatan homeschooling kembali berkembang pesat

Dan berikut beberapa alasang kenapa homeschooling ini dilakukan oleh beberapa keluarga kepada anak-anaknya:

  • Sekolah tidak mengajarkan pendidikan iman yang baik dan benar kepada anak. Hal ini terjadi di Amerika dari sebuah golongan Kristen Evangelis dan Fundamentalis yang tidak menginginkan anak-anaknya diajarkan tentang sains
  • Proses belajar mengajar di sekolah tidak teratur dan tidak baik. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya guru yang mengajar dan mendidik dengan tidak baik, seringnya terjadi tindakan kriminalitas di sekolah seperti tawuran, dan beberapa alasan lain yang membuat orang tua khawatir dengan anak-anak mereka jika masuk ke sekolah
  • Perbedaan filosofi pendidikan di sekolah yang tidak sesuai dengan keinginan orang tua atau anak, sehingga orang tua bertanggungjawab dengan pendidikan dan belajar yang disesuaikan dengan anak-anak

Namun dari beberapa alasan yang disampaikan oleh orang tua terhadap Homeschool ternyata banyak juga yang tidak atau kurang setuju dengan keberadaan homeschooling sebagai bentuk perubahan dalam proses belajar mengajar anak dan menggantikan peran penting sekolah untuk anak-anak. Beberapa alasan tersebut adalah:

  • Pengajar di homeschooling adalah orang tua dan orang tua sendiri bukanlah sebagai yang profesional dan kemungkinan tidak bisa mendidik dengan baik
  • Kurangnya sosialisasi anak karena selalu berada didalam rumah untuk belajar dan tidak bergaul bersama-samam teman sekolahnya
  • Homeschool tidak memiliki kurikulum pembelajaran
  • Biaya untuk proses belajar lebih besar. Misalnya pembelian buku pelajaran
  • Proses belajar mengajar menjadi rumit

Namun sangkalan-sangkalan tersebut juga kurang begitu diterima dengan baik karena:

  • Orang tua adalah guru terbaik yang dimiliki oleh seorang anak sejak anak masih bayi hingga dewasa. Orang tua yang pertama kali mendidik anak, jika didikan dan bimbingan orang tua baik maka tumbuh kembang anak juga menjadi baik dan begitu sebaliknya. Di homeschool, orang tau bisa melakukan semuanya karena di homescooling orang tua belajar bersama anak
  • Menerapakan homeschool kepada anak bukan serta merta anak jauh dari lingkungan sekitar atau tidak berteman dengan orang lain. Anak homeschooling tetap mendapatkan hak yang sama, bermain dan belajar bersama diluar lingkungan rumah
  • Benarkah homeschooling tidak memiliki kurikulum pelajaran? Memang betul tapi untuk saat ini semua kurikulum bisa dimiliki oleh anak homeschooling bersama orang tua mereka dengan memanfaatkan akses teknologi informasi, misalnya dengan bekerja sama dengan orang tua dan anak homeschooling lainnya melalui media sosial di internet seperti Facebook
  • Apakah biaya untuk melaksanakan homeschooling mahal? Tentu saja tidak karena anak dan orang tua akan bebas belajar tanpa atribut-atribut seragam, biaya iuran bulanan sekolah atau SPP, biaya gedung sekolah, dan uang transport untuk anak. Apaakah tidak perlu buku? Tetap perlu dan buku adalah salah satu sarana wajib yang harus dimiliki oleh setiap pelajar, baik pelajar di sekolah formal ataupun nonformal
  • Di homeschooling, orang tua bisa lebih mudah memantau tumbuh kembang dan minat belajar anak sejak dini. Misalnya pada usia 2 tahun anak sudah tertarik memainkan alat musik Piano dan ini sangat bagus untuk dikembang sejak dini di rumah, bagaimana dengan di sekolah? Anak usia 2 tahun setidaknya masih belum boleh untuk masuk sekolah seperti yang peranh dijelaskan didalam artikel Apakah Anak Balita Perlu Sekolah Sejak Dini?

Dan yang menjadi tantangan orang tua jika menerapkan homeschooling untuk anak-anak mereka adalah orang tua memiliki tanggungjawab penuh atas keberhasilan belajar anak. Berbeda dengan anak yang sekolah secara umum maka ada 2 atau lebih yang bertanggungjawab terhadap keberhasilan belajar anak yaitu guru dan orang tua

Banyak yang perlu dipersiapkan sebelum orang tua benar-benar menerapkan hoemschooling untuk anak, diantaranya adalah orang tua harus tahu apa itu homeschooling dan penerapannya, orang tua harus memiliki banyak informasi mengenai sistem homeschooling, dan sebagainya. Salah satu informasi mengenai homeschooling bisa anda lihat dan baca-baca di blognya Kak Seto di Homescooling Kak Seto

Itulah beberapa penjelasan Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan. Jangan pernah memaksakan untuk menerapkan homeschool kepada anak-anak jika anda sibuk dan tidak ada waktu untuk mengurus anak dan perhatikan juga usia anak. Homeschool bisa diterapkan jika anak sudah bisa memahami dan mengerti ketika anda berbicara kepadanya. Terimakasih

Artikel Terkait : Mengenal Homeschooling, Maksud & Tujuan