Monday, September 21, 2015

Apakah Permintaan Atau Kemauan Anak Harus Selalu Dituruti?

Apakah permintaan atau kemauan anak harus selalu dituruti? Bagaimana seharusnya menyikapi setiap permintaan, keinginan atau kemauan sang anak? Itulah beberapa pertanyaan yang timbul ketika orang tua menghadapi permintaan sang anak dan banyak cara yang dilakukan oleh orang tua untuk mengabulkan atau memenuhi setiap permintaan atau kemauan sang anak tersebut. Bagi orang tua yang mampu mungkin langsung memberikan atau memenuhi keinginan sang anak tersebut, namun bagi yang tidak mampu ada banyak cara yang akan dilakukan; memberikan nasehat, mengalihkan permintaan anak, memberikan sesuatu yang sama atau yang mirip dengan apa yang anak inginkan, dan ada orang tua yang memarahi anak karena selalu meminta. Sebenarnya, antara orang tua yang mampu dan tidak mampu memiliki persamaan yaitu sama-sama akan menolak setiap keinginan sang anak jika permintaan yang dilakukan oleh anak terlalu sering dilakukan

Apakah Permintaan Atau Kemauan Anak Harus Selalu Dituruti

Memang benar, selalu memenuhi permintaan anak tidak baik untuk dilakukan namun memarahi anak karena terlalu sering melakukan permintaan juga tidak patut untuk dilakukan oleh orang tua karena selain memarahi masih ada cara terbaik agar anak tidak terbiasa melakukan permintaan dan kemauan kepada orang tua untuk selalu memenuhi keinginannya tersebut. Selain itu, terlalu menuruti permintaan anak juga tidak baik bagi tumbuh kembangnya. Hal ini akan membuat anak tidak bisa bertanggungjawab dan tidak mandiri, mereka akan tergantung kepada orang tua mereka

Untuk itu sebelum membuat keputusan apakah permintaan atau kemauan anak harus selalu dituruti atau tidak alangkah baiknya kita lihat dulu beberapa poin penting berikut ini dalam mendidik anak khusus permintaan atau keinginan mereka:

  1. Orang tua membahayakan anak jika selalu menuruti apa kemauan anakKenapa bisa begitu? Karena dengan selalu menuruti kemauan anak anak membuat mereka menjadi pribadi yang seenaknya sendiri dan tidak mau repot, akan selalu bersikap royal, suka hura-hura, egois, dan hanya mementingkan diri sendiri. Mereka akan menjadi acuh tak acuh dengan lingkungan sekitarnya, mereka akan selalu berpikir, "Buat apa saja repot-repot melakukan hal ini, bukankah sudah ada orang tua saya..?"
  2. Kebijaksanaan orang tua dalam mengambil keputusanSesayang apapun orang tua kepada anak-anaknya tentu tidak semua yang anak-anak inginkan dipenuhi dengan baik, bersikaplah bijaksana, okey, boleh saya Anda berkata, "Lho, ini anak saya, terserah saya dong.." Benar.. namun sebagai orang tua setidaknya bisa memilih mana permintaan anak yang boleh diberikan dan tidak karena semuanya ada batasan sesuai dengan usia dan perkembangan anak
  3. Menolak, memberikan pengalaman bagi sang anakJangan sampai muncul ungkapan jika anak menginginkan sesuatu selalu dipenuhi dengan baik namun ketika anak menginginkan sesuatu dan tidak dapat dipenuhi maka mereka anak menjadi kecewa dan mungkin membuat anak marah. Kalau sudah seperti itu keadaannya, siapa yang salah? Orang tua yang selalu berambisi memenuhi keinginan sang anak namun pada suatu waktu tidak bisa memenuhi? Untuk itu, jika anak menginginkan sesuatu katakan kepada mereka kalau apa yang mereka inginkan tidak selalu dipenuhi. Disini ada penolakan yang diterima oleh sang anak, berilah alasan yang masuk akal kepada sang anak kenapa tidak keinginannya tidak bisa dipenuhi
  4. Kurangi dan batasi permintaan anakKetika anak menginginkan sesuatu namun sudah mereka dapatkan sebelumnya, apa yang Anda ucapkan kepada anak Anda? "Iya boleh, tapi jangan banyak-banyak.." atau "Iya boleh tapi sebagian saja ya, tadi kan sudah makan..?" "Iya boleh makan satu saja setelah itu simpan.."
    Dari 3 jawaban tersebut mana yang mengandung batas untuk anak dan tidak mau melakukannya lagi?
  5. Memberikan dengan hadiah/rewards/penghargaan
    Banyak yang berpendapat, anak-anak menjadi manja karena orang tua selalu memberikan keinginan mereka tanpa ada timbal balik dari sang anak. Bunda, salah satu cara agar permintaan anak tidak selalu dipenuhi adalah coba berikan tantangan kepada sang anak, jika anak berhasil melakukan tantangan tersebut maka anak bisa memiliki apa yang dia mau
  6. Menolak permintaan anak dengan nasehat yang baikKetika orang tua menolak untuk memberikan permintaan anak, berilah penjelasan kepada anak kalau semua keinginannya tidak bisa dipenuhi dan cara ini dapat membantu anak dalam mengendalikan diri mereka sendiri

Baca juga Cara mengatasi kebiasaan buruk anak

Itulah beberapa poin dalam menyikapi permintaan dan kemauan anak yang bisa saya bagikan, tidak harus diikuti karena saya yakin setiap keluarga memiliki cara tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan apa yang terbaik buat anak-anak. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait : Apakah Permintaan Atau Kemauan Anak Harus Selalu Dituruti?