Thursday, August 13, 2015

Tips Belajar Untuk Anak Agar Lebih Pintar Dan Cerdas

Bagaimana ya agar anak saya lebih pintar? Silahkan baca artikel tentang tips belajar untuk anak agar pintar dan cerdas di blog ini. Permasalahan klasik yang dihadapi oleh setiap orang tua adalah menginginkan anak-anak mereka, putra-putri mereka, buah hati mereka memiliki tingkat kepintaran yang baik bahkan kalau perlu bisa bersaing dengan teman-teman anak-anak mereka di sekolah atau di tempat bermain dalam segala hal. Bahkan tak jarang banyak ibu-ibu atau orang tua yang memaksa anak-anak mereka untuk selalu belajar. Bahkan saking menginginkan anak mereka lebih pintar, aktivitas bermain anak-anak mereka pun di ambil dan dikurangi. Padahal di balik aktivitas mereka yang seimbang, belajar dan bermain akan turut mempengaruhi proses daya pikir mereka dan hal ini akan memberikan efek yang sangat baik pula bagi anak-anak yang dalam masa tumbuh kembang. Seperti anak saya yang laki-laki, dulu saya sangat membatasi mereka untuk bermain, saya selalu membimbing anak saya tersebut sejak dini, baik pengenalan benda, belajar bernyanyi, membaca dan menulis. Namun karena adanya sedikit paksaan yang saya lakukan dalam belajar, anak saya malah cenderung tergantung pada saya. Dari pengalaman tersebut akhirnya saya mengubah cara saya dalam mendidik anak saya yang kedua, perempuan, dan hasilnya sungguh luar biasa, anak perempuan saya lebih pintar dan cerdas jika dibandingkan dengan anak laki saya. Padahal untuk membuat anak perempuan saya agar pintar dan cerdas, saya tidak melakukan hal-hal yang berlebihan, malah 90% proses belajar anak saya tersebut dari dirinya sendiri dan 10%nya ketika anak saya ini tidak tahu maka dia akan bertanya kepada saya

Tips Belajar Untuk Anak Agar Lebih Pintar Dan Cerdas

Dari penjelasan diatas, di artikel tips belajar untuk anak agar lebih pintar ini saya akan membagikan bagaimana cara saya agar anak perempuan saya lebih pintas dari kakaknya. Tidak ada tips khusus yang saya lakukan, malah cenderung sangat sederhana dan bahkan sudah dilakukan oleh banyak orang tua. Tips belajar untuk anak ini bisa dilakukan oleh semua orang tua yang menginginkan anak-anaknya menjadi lebih pintar dan cerdas baik dalam bermain bersama teman-temannya atau disaat belajar. Berikut beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan agar anal lebih pintar..

Perhatian dan Waktu Untuk Anak
Biasanya orang tua yang bekerja dikantoran yang memiliki jam kerja padat sehingga sepertinya tidak ada waktu untuk mengurus anak, mereka lebih cenderung menyuruh orang lain dalam mendidik anak-anak mereka seperti baby sitter atau pembantu. Padahal cara tersebut kurang tepat untuk tumbuh kembang anak-anak mereka. Anak lebih senang jika belajar bersama orang tua dan bukan dengan orang lain. Untuk itu jika anda sibuk dengan pekerjaan anda dan merasa capek untuk mengurus anak-anak setelah pulang dari kerja, usahakan untuk tetap memperhatikan anak anda dengan langsung mencari dimana anak-anak? Panggil nama-nama mereka disaat anda sudah dirumah, misalnya "Adek, ayah datang.." "Adek, mama datang.." dan lanjutkan dengan pertanyaan perhatian untuk mereka, misalnya "Adek udah maem belum..", "Adek main sama siapa saja tadi..?", Hal itu dilakukan jika ana-anak bersama orang-orang di rumah ketika anda bekerja. Jika anak-anak sudah dalam masa belajar misalnya di PAUD, TK, SD bahkan SMP atau SMA sekalipun sebagai orang tua kita tetap dan harus menanyakan mereka. Misalnya anak sudah masuk dalam pra-sekolah atau PAUD, tanyakan kepada mereka "Adek tadi di sekolah belajar apa..?" Dan pertanyaan-pertanyaan yang akan membantu daya pikir mereka untuk mengingat apa yang telah mereka lakukan sebelumnya. Mereka pun akan mengulang dengan menceritakan apa yang telah mereka dapatkan

Perhatian-perhatian kecil seperti itu akan membuat daya pikir mereka akan cepat berkembang karena mereka akan mengulang dan menceritakan apa yang telah mereka dapatkan dari proses bermain dan belajar mereka dirumah atau di sekolah. Dan tentunya mereka semakin dihargai karena selalu mendapat perhatian dari kedua orang tuanya. Dengan memberikan perhatian dan waktu buat anak-anak, sebagai orang tua bisa menambahkan pengetahuan-pengetahuan yang baru yang masih berhubungan dengan apa yang telah mereka dapatkan.

Jangan Memaksa Anak
Pada masa pertumbuhannya, seluruh sel dan jaringan dalam tumbuh anak mengalami perkembangan yang sangat cepat. Begitu juga dengan daya pikir mereka, mereke lebih cenderung merespon perubahan dari apa yang mereka lihat, mereka rasakan dan mereka dengar. Untuk itu jika dalam masa pertumbuhannya, sangat tidak dianjurkan memarahi, berbicara atau berlaku kasar, dan hal-hal negatif lainnya karena mereka akan sangat cepat merespon semua itu dengan tanggapan yang sama bahkan melebihi perilaku yang mereka terima. Misalnya, jika ada di bentak-bentak maka anak tersebut akan meniru perilaku bentakan tersebut, atau berbicara dengan ucapan-ucapan yang tidak pantas maka anak tersebut juga akan menirunya. Dan jika sang anak sudah bisa menerima atau merespon apa yang mereka rasakan dengan meniru dari setiap tindakan dari orang tuanya atau dari orang-orang dewasa, atau bahkan dari teman bermainnya, jangan salahkan mereka jika perilaku tersebut akan mereka bawa sampai dewasa nanti. Lantas apa hubungannya dengan proses belajar mereka? Memaksakan sesuatu kehendak yang bukan keinginan sang anak atau bukan waktunya dia melakukan itu maka efek yang ditimbulkan akan menyebabkan sang anak merasa tertekan. Jika ingin anak anda menjadi lebih pintar, jangan terlalu memaksa anda tersebut untuk belajar, memang benar memaksa agar anak untuk selalu belajar akan membiasakan dia untuk selalu belajar namun jika pemaksaan itu dilakukan secara terus-menerus tanpa menghiraukan kapan waktunya anak bermain, istirahat dan menikmati masa kecilnya maka hal tersebut akan membuat anak tidak akan menjadi lebih pintar

Lantas bagaimana solusinya? Jika ingin memaksa anak untuk belajar dengan tujuan agar menjadi lebih pintar, buatkanlah jadwal untuk dia belajar dan bermain. Dan perioritaskan bermain mereka dengan tetap mengedepankan proses tumbuh kembang mereka dengan memberikan permainan yang sekaligus membuat mereka belajar atau istilah kerennya belajar sambil bermain. Dengan begitu mereka akan merasa lebih nyaman dan bebas tanpa ada paksaan

Waktu Belajar dan Bermain
Seperti yang telah saya sebutkan diatas, jika anak ingin lebih pintar dan cerdas, buatlah jadwal sesuai dengan aktivitas mereka. Jangan memaksa anak untuk terlalu giat atau belajar terlalu keras karena hal ini akan membuat otak data daya pikir mereka akan cenderung cepat lelah dan capek sehingga otak mereka akan mudah tumpul. Hal ini sudah dialami oleh anak saya, ketika masih berusia 1 - 2 tahun, saya ajarkan anak saya mengaji dan bernyanyi namun dan pada usia tersebut anak saya sudah bisa ngaji dan bernyanyi namun pada memasuki usia sekolah, anak saya malah mengalami penurunan daya pikir. Ngaji dan bernyanyi yang dia hafal dulu tiba-tiba sudah tidak bisa lagi dan akhirnya belajar dari awal lagi. Dari pengalaman tersebut, saya sarankan buat ibu-ibu atau orang tua, jangan paksakan anak untuk terlalu giat belajar. Biarkan saja mereka belajar sesuai kemauan mereka dan biarkan mereka belajar sambil bermain menikmati atau melakukan apa yang mereka suka

Rewards
Salah satu tips belajar yang saya lakukan agar anak saya menjadi lebih pintar dan cerdas adalah dengan memberikan rewards atau hadiah yaitu saya memberikan hadiah yang diinginkan oleh anak saya asalkan anak tersebut mau belajar dan mengaji dengan baik. Dan alhamdulillah pada kenaikan kelas kemarin anak saya menjadi peringkat ke-2, waktu itu anak saya kelas I dan sekarang sudah kelas II. Namun perlu dicatat dalam memberikan hadiah ini jangan terlalu sering, karena hal tersebut nantinya kurang baik baik bagi sang anak. Jika andak terlalu dibiasakan diberi hadiah dalam belajar maka dia akan mau belajar kalau ada hadiahnya.. Nah kalau seperti itu yang repot kita juga nantinya

Pemberian hadiah ini semata-mata hanya memacu anak-anak agar lebih giat lagi dalam belajar dan jika sudah terbiasa belajar maka anak-anak akan melupakan hadiahnya

Menjadi Guru Untuk Anak
Pendidikan pertama yang diterima oleh anak adalah pendidikan dari keluarga, bukan dari orang lain atau dari seorang guru, jika keluarga memberikan yang terbaik bagi sang anak maka dalam mengenalkan dunia luar kepada mereka, mereka akan lebih mudah beradaptasi dan tentunya dengan pendampingan orang tua. Menjadi guru bagi anak-anak adalah cara terbaik agar anak bisa lebih pintar dan cerdas, namun menjadi guru bagi anak-anak juga harus ada syaratnya yaitu sama dengan seorang guru yang mengajarkan ilmunya kepada muridnya. Begitu juga dengan orang tua, jika ingin anaknya lebih pintar maka orang tua harus lebih pintar dari anaknya. Misalnya orang tua mengajarkan tata cara perilaku dan bicara yang baik kepada anaknya, namun karena ada permasalahan keluarga, orang tua ini bertengkar dan saling mengumpat satu sama lain, atau ketika sedang belajar mengaji, orang tua harus lebih tahu dan sering membaca Al Qur'an jangan hanya mengajarkan saja dan pelajaran-pelajaran yang lain yang bertujuan untuk mencerdaskan sang buah hati

Lakukan Yang Terbaik Agar Anak Anda Lebih Pintar
Seperti yang telah saya jelaskan diatas, agar anak menjadi lebih pintar dan cerdas, kewajiban utama yang harus dilakukan oleh orang tua adalah juga belajar dan lebih mengetahui dari apa yang diajarkan kepada anak-anaknya. Jadi ini merupakan faktor terpenting agar anak bisa menjadi lebih pintar. Jika orang tuanya malas dalam segala hal kecuali berangkat kerja, maka sang anak juga akan meniru perilaku tersebut. Seperti pepatah mengatakan "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya", begitu perilaku sang anak, jika orang tua selalu baik dalam berperilaku maka anaknya juga akan baik. Ingat, anak adalah penerus orang tua dan merupakan cloningan dari orang tua. Jadi lakukan yang terbaik buat sang anak agar anak juga menjadi generasi yang baik pula. Ok gitu aja tips belajar untuk anak agar lebih pintar dan cerdas. Nantikan tips anak dan keluarga berikutnya hanya di blog ini :)

Artikel Terkait : Tips Belajar Untuk Anak Agar Lebih Pintar Dan Cerdas