Friday, August 28, 2015

Mengatasi Kebiasaan Buruk Anak Secara Mudah, Tanpa Pusing Dan Ribet

Anak adalah individu yang unik, mereka bisa melakukan apa saja yang mereka mau, apa yang mereka lihat, mereka sentuh, dan mereka merasakan akan selalu dilakukan tanpa mereka sadari itu bisa menguntungkan, merugikan atau bahkan membahayakan diri mereka sendiri. Pernahkah mendengar atau melihat di media televisi yang memberitakan ada seorang anak yang terbiasa makan kertas dan tidak mau makan nasi? Bahkan ada anak yang bisa makan tanah setiap harinya.. Apakah itu kebiasaan anak sejak kecil atau sejak bayi? Tentu saja tidak, orang tua mana yang tega memberi makan kertas dan tanah kepada anaknya ketika waktu masih bayi?? Tentu tidak ada, lalu kenapa ada anak yang bisa makan kertas dan tanah?? Apakah itu keajaiban dan anak tersebut anak ajaib?? Apakah itu kebiasaan anak yang dibawa sejak lahir atau bayi? Tentu saja tidak ada bayi yang baru lahir langsung makan tanah, kertas, atau rumput bahkan ada anak yang bisa minum bensin seperti yang terlihat pada gambar berikut ini

Mengatasi Kebiasaan Buruk Anak Secara Mudah, Tanpa Pusing Dan Ribet

Salah satu faktor yang menjadi penyebab anak memiliki kebiasaan buruk seorang anak adalah orang tua dan yang harus disalahkan orang tua atau orang-orang menjadi pengasuh atau yang merawat anak tersebut. Kenapa harus orang tua atau terdekat dengan sang anak? Karena orang tua lah yang lebih memiliki pengawasan terhadap anak, jika pengawasan dan pola asuh anak sudah tidak betul seperti membiarkan anak melakukan apa yang disukai sedangkan yang dilakukan tersebut sangat tidak baik bagi diri sang anak, khususnya bagi kesehatan anak, maka kebiasaan-kebiasaan tersebut akhirnya menjadi perilaku yang terbiasa dilakukan oleh sang anak. Jika kebiasaan yang dilakukan oleh anak itu baik maka sangat beruntung bagi orang tua, namun jika kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh anak adalah buruk dan membahayakan dirinya maka orang tua wajib untuk mengarahkan kebiasaan buruk sang anak tersebut menjadi baik. Kebiasaan yang dilakukan biasanya berasal dari apa yang mereka lihat, misalnya ketika orang tua anak (ayah) mereka merokok di depan anak-anaknya maka anak juga akan melakukan hal yang serupa. Ingat, anak adalah individu unik yang sangat pandai dalam meniru

Untuk itu, dalam mengatasi kebiasaan buruk anak adalah membuang kebiasaan jelek orang tua atau orang-orang terdekat dengan anak yang bisa di tiru atau di contoh oleh sang anak, misalnya jangan merokok didepan anak, jangan memegang pisau didepan anak, jangan berselisih atau bertengkar dengan anak. Bagaimana jika kebiasaan buruk itu datang dari luar rumah? Jika kebiasaan itu datang dari luar maka cara mendidik dan pola asuh yang baik kepada anak harus menjadi acuannya, seperti menasihati anak jika melakukan hal-hal yang berdampak negatif terhadapnya, jangan memarahi tapi arahkan perilaku tersebut ke aktivitas yang lain yang lebih baik seperti ketika anak main silat-silatan dan jungkir balik ditempat tidur, nasehati mereka kalau ada aktivitas yang sama yang bisa dilakukan anak seperti olahraga karate atau pencak silat yang bisa menumbuhkan karakter sang anak. Bagaimana jika anak tidak mau? Silahkan lakukan yang terbaik untuk anak Anda

Baca juga Tips bermain untuk anak

Artikel Terkait : Mengatasi Kebiasaan Buruk Anak Secara Mudah, Tanpa Pusing Dan Ribet