Tips Anak Cerdas & Sehat

Tips Anak Cerdas & Sehat
Thursday, September 14, 2017

Belajar Mengaji, Haruskah Anak Belajar Ilmu Tajwid?

Belajar Mengaji, Haruskah Anak Belajar Ilmu Tajwid? Pada usia dini atau pada usia 1 tahun atau saat anak sudah mulai bisa mengucapkan kata-kata, anak sudah bisa diperkenalkan dengan ayat-ayat sucia Al Quran, baik itu melalui orang tua yang mengaji atau melalui audio. Namun bagaimana dengan tajwid dari setiap bacaan Al Quran tersebut? Haruskah anak juga belajar ilmu Tajwid? Tidak harus, karena jika mengaji sudah melafalkan setiap bacaan Quran dengan baik dan benar, maka setiap bacaan yang didengar anak tersebut sudah merupakan satu kesatuan yang langsung bisa diadopsi oleh sia anak. Ingat, dalam beberapa artikel sebelumnya, kami pernah menjelaskan kalau anak adalah peniru terbaik yang ada di dunia ini. Begitu juga dengan baca-bacan Quran yang didengar oleh anak setiap hari, anak akan lebih mengaplikasikannya secara baik

Belajar Mengaji, Haruskah Anak Belajar Ilmu Tajwid

Baca artikelnya: Anak Adalah Peniru Terbaik Setiap Tindakan

Belajar Mengaji, Haruskah Anak Belajar Ilmu Tajwid?

Belajar ilmu tajwid memang bisa dilakukan oleh siapa saja, khususnya bagi mereka yang benar-benar ingin belajar membaca Al Quran atau yang membaca Al Quran harus mengetahui setiap bacaan panjang pendek yang ada dalam Al Quran. Berikut kami jelaskan mengenai ilmu Tajwid yang perlu dan harus dipelajari oleh setiap orang atau anak-anak

ilmu Tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mengucapkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik dan benar dalam Al Quran. Didalam ilmu Tajwid, ada beberapa hal dasar yang wajib diketahui dan dipelajari yaitu cara pengucapan huruf, makhroj, panjang pendek bacaan, hubungan antar bacaan, dan sebagainya

Jadi membaca Al Quran tidak sama dengan membaca tulisan biasa. Untuk tulisan biasa, kita hanya memperhatikan tanda bacaan saja yaitu titik, koma, tanda tanya dan tanda seru

Berikut macam-macam bacaan dalam Al Quran susai dengan ilmu Tajwid:
Idzhar
Izhar secara bahasa artinya jelas atau terang. Bacaan izhar digolongkan menjadi dua macam: Idzhar Halqi dan Idzhar Syafawi

Idzhar Halqi
Izhar halqi merupakan bacaan tajwid berupa nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf idzhar halqi. Cara membacanya adalah jelas, tidak didengungkan. Huruf-huruf idzhar halqi yaitu:

ﻫ أ ح خ ع غ

Berikut ini contoh bacaan idzhar halqi

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Idzhar Syafawi
Hukum bacaan syafawi terjadi jika mim sukun bertemu dengan huruf hijaiyyah selain mim dan ba. Cara membacanya jelas, tanpa dengung. Contoh bacaan idzhar syafawi:

Contoh Idzhar Syafawi
هُمْ نَائِمُوْنَ

= hum naaaaaimuuna

قُلْ نَعَمْ وَاَنْتُمْ

= qul na‘am wa antum

اَنْتُمْ دَاخِرُوْنَ

= antum daakhiruuna

اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ

= am lam tundzirhum

يَمْكُرُوْنَ

= yamkuruuna

اَمْهَلْهُمْ رُوَيْدًا

= amhilhum ruwaidan


Ikhfa
Ikhfa secara bahasa berarti samar. Bacaan ikhfa dibagi menjadi dua macam, yaitu ikhfa haqiqi dan ikhfa syafawi.

Ikhfa Haqiqi
Ikhfa haqiqi terjadi jika nun mat / tanwin bertemu huruf ikhfa. Adapun jumlah huruf ikhfa haqiqi ada 15 huruf. Cara membaca bacaan ikhfa haqiqi yaitu dengan samar-samar, panjang dengungannya 2 harakat. Huruf ikhfa haqiqi:

ت – ث – د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك

Berikut ini contoh bacaan ikhfa haqiqi
وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ

Ikhfa Syafawi
Ikhfa syafawi merupakan hukum bacaan yang terjadi apabila mim mati bertemu dengan ba. Dengan kata lain, huruf ikhfa syafawi hanya ب. Cara membacanya yaitu dengan didengkungkan, panjang dengungannya 2 harakat.

Berikut ini contoh bacaan ikhfa syafawi
اِنَهُمْ بِدَالِكَ

= innahummng bidzaalika

تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ

= tarmiihimmmng bihijaarotin

لِكُمْ بَلَاءٌ

= lakummmng balaaaaaa um

وَمَاهُمْ بِخَارِجِيْنَ

= wa maa hummmng bikhoorijiina


Idgham
Idgham (ﺇﺩﻏﺎﻡ) artinya meleburkan. Dalam hukum nun mati, idgham artinya meleburkan huruf nun mati / tanwin. Pada hukum nun mati, idgham dibagi menjadi dua macam, yaitu idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah. Selain kedua idgham tersebut, ada juga bacaan idgham lainnya yang kaitannya dengn mim mati. Ada 6 huruf idgham: Ya', Ra', Mim, Lam, Waw and Nun
ي ن م و ل ر

Untuk mempermudah hafalan, huruf-huruf tersebut dapat digabungkan menjadi ‘yarmalun’.

Igham Bighunnah
Idgham bighunnah terjadi jika ada nun sukun / tanwin bertemu dengan salah huruf idgham, kecuali lam dan ra. Secara bahasa, ghunnah berarti dengung. Cara membacanya yaitu dengan meleburkan nun mati / tanwin diikuti dengan dengng.

Contoh bacaan idgham bighunnah
Contoh Nun [نْ] Sukun dan Tanwin[ًٌٍ] bertemu Ya [ي]
لِمَنْ يَرَى

Tulisan aslinya adalah liman yaraa, dan dibacanya adalah limayyaraa

اَنْ يَتُوْبُ

Tulisan aslinya adalah an yatuubu dibacanya adalah ayyatuubu

وُجُوْهٌ يَوْمَئِذٍ

Tulisan aslinya adalah wujuuhun yaumaidzin, dibacanya adalah wujuuhuyyaumaidzin

لِقَوْمٍ يُوْقِنُوْنَ

Tulisan aslinya adalah liqoumin yuuqinuuna, dibacanya adalah liqoumiyyuuqinuuna


Contoh Nun [نْ] Sukun dan Tanwin[ًٌٍ] bertemu waw [و]
مِنْ وَرَائِهِمْ

Tulisan aslinya adalah man waraa ihim, dan dibacanya adalah mawwaraa ihim

عِوَجاًوَلاَاَمْتاَ

Tulisan aslinya adalah ‘iwajaan wa laa amtaa dibacanya adalah ‘iwajaawwa laa amtaa

عَذاَبٌ وَاصِبٌ

Tulisan aslinya adalah ‘adzaabun waasibun, dibacanya adalah ‘adzaabuwwaasibun

قُوَةٍ وَلاَ ناَصِرٍ

Tulisan aslinya adalah quwwatin wa laa naashirin, dibacanya adalah quwwatiwwa laa naashirin


Contoh Nun [نْ] Sukun dan Tanwin[ًٌٍ] bertemu mim [م]
نَكُنْ مَعَكًمْ

Tulisan aslinya adalah nakun ma‘akum, dan dibacanya adalah nakumma‘akum

فَتْحاً مُبِيْناً

Tulisan aslinya adalah fathan mubiinan dibacanya adalah fathammubiinan

لَكَفُوْرٌمُبِيْنٌ

Tulisan aslinya adalah lakafuurun mubiinun, dibacanya adalah lakafuurummubiinun

مِنْ ماَءٍمَهِيْنٍ

Tulisan aslinya adalah min maaa in mahiinin, dibacanya adalah mimmaaa immahiinin. Untuk contoh ini ada 2 sekagus, yaitu nu sukun bertemu mim yang berwarna merah, dan tanwin [kasroh tanwin] bertemu mim yang berwarna biru


Contoh Nun [نْ] Sukun dan Tanwin[ًٌٍ] bertemu nun [ن]
مِنْ ناَصِرِيْنَ

Tulisan aslinya adalah min naa shiriina, dan dibacanya adalah minnaa shiriina

عَنْ نَفْسِهِ

Tulisan aslinya adalah ‘an nafsihi dibacanya adalah annafsihi

حِطَةٌ نَغْفِرْلَكُمْ

Tulisan aslinya adalah hiththotun naghfirlakum, dibacanya adalah hiththotunnaghfirlakum

دَرَجاَةٍ مَنْ نَشَاءَ

Tulisan aslinya adalah darajaatin man nasyaa a, dibacanya adalah darajaatimmannasyaa a. Dalam kasus ini ada dua idhgom bi ghunnah, yaitu tanwin bertemu mim [warna biru], dan nun sukun bertemu nun yang berwarna merah.


Idgham Bilaghunnah
Idgham bilaghunnah yaitu bacaan tajwid berupa meleburkan nun mati / tanwin tidak diikuti dengan dengung. Ada dua huruf idgham bilaghunnah, yaitu ra dan lam.

Contoh bacaan idgham bilaghunnah
Contoh bacaan idgham Bilaghunnah untuk nun mati / tanwin bertemu huruf lam
مِنْ لَدُنْكِ

Tulisan aslinya adalah min ladunka, tetapi dibaca milladunka
لَطِيْفٌ لِمَا

Tulisan aslinya adalah lathiifun limaa, tetapi dibaca lathiifullimaa
قَلِيْلٍ لَيُصْبِحُ

Tulisan aslinya adalah qoliilin layushbihu, tetapi dibaca qoliilillayushbihu
ذِكْرٌلِلْعَلِلَيْنَ

Tulisan aslinya adalah dzikrun lil’alilaina, tetapi dibaca dzikrullil’alilaina

Contoh bacaan idgham Bilaghunnah untuk nun mati / tanwin bertemu huruf ra
فَمَنْ رَبُكُمَا

Tulisan aslinya adalah faman robbukumaa, tetapi dibaca famarrobbukumaa
عِيْشَةٍ رَا ضِيَةٍ

Tulisan aslinya adalah ‘iisyatin roodliyatin, tetapi dibaca ‘iisyatirroodliyatin
غَفُوْرٌرَحِيْمٍ

Tulisan aslinya adalah ghofuurun rohiimin, tetapi dibaca ghofuururrohiimin
مِنْ رَبٍ رَحِيْمٍ

Tulisan aslinya adalah min robbin rohiimin, tetapi dibaca mirrobbirrohiimin
Dalam contoh kasus ini ada 2 buah idgham bilaghunnah, yaitu min robbin, dibaca mirrob dan bin rohiim dibaca birrohiim

Idgham Mitslain
Idgham mitslain merupakan bacaan yang terjadi jika mim mati bertemu dengan mim. Idgham mislain disebut juga idgham mimi atau idgham syafawi.

Contoh bacaan idgham mitslain
لَهُمْ مَايَتَقُوْنَ

= lahummmmaa yattaquuna

هُمْ مَااِنْفَقُوْا

= hummmmaa infaquu

لَكُمْ مَا سَاَلْتُمْ

= lakummmmaa saaltakum

كُنْتُمْ مُسْلِمِيْنَ

= kunnngtummmmusliina


Idgham Mutaqaribain
Idgham muttaqariban merupakan hukum bacaan berupa bertemunya huruf yang makhrajnya hampir sama, akan tetapi sifatnya berbeda, yaitu pada huruf berikut ini. Adapun cara membacanya yaitu dengan langsung membaca huruf kedua secara bertasdid (huruf pertama tidak usah dibaca).

Contoh bacaan idgham mutaqaribain
اِرْكَبْ مَعَنَا = اِرْكَ مَّعَنَا– اَلَمْ نَخْلُقْكُمْ = اَلَمْ نَخْـلُـكُّمْ

Idgham Mutajanisain
Idgham mutajanisain merupakan bacaan berupa bertemunya dua huruf yang berbeda, tetapi makhrajnya sama. Berikut ini huruf-huruf yang dimaksud.

Contoh bacaan idgham mutajanisain
اِرْكَبْ مَعَنَا = اِرْكَ مَّعَنَا– اَلَمْ نَخْلُقْكُمْ = اَلَمْ نَخْـلُـكُّمْ

Idgham Mutamatsilain
Idgham mutamatsilain merupakan bacaan berupa bertemunya huruf bersukun dengan huruf yang sama yang berharokat. Misalnya بَ dan بْ. Namun, dengan beberapa pengecualian sebagai berikut:
  • nun sukun dengan nun berharokat -> bacaan idgham bighunnah
  • mim sukun dengan mim berharokat -> bacaan idgham mislain
  • huruf-huruf mad ا و ي -> dibaca panjang sesuai dengan hukum bacaan mad

Contoh bacaan mutamatsilain
قَدْ دَخَلُوْا = قَدَّخَلُوْا – اِضْرِبْ بِعَصَاكَ = اِضْرِبِّعَصَاكَ

Qalqalah Sughro / Kecil
Qalqalah sughro terjadi apabila salah satu huruf qalqalah berbaris mati karena sukun, bukan karena waqaf.

Contoh bacaan qalqalah sughro / kecil
يَقْطَعُوْنَ * إِلاَّ إِبْلِيْسَ * وَمَا أَدْرَاكَ

Qalqalah Kubra / Besar
Bacaan qalqalah kubra terjadi apabila salah satu huruf qalqalah dimatikan karena adanya waqaf atau berhenti (huruf qalqalah terletak di akhir ayat).

Contoh bacaan qalqalah kubra / besar
مَا خَلَقَ * أُوْلُوا اْلأَلْبَابِ * زَوْجٍ بَهِيْجٍ

Contoh lainnya bisa dilihat pada akhir tiap-tiap ayat surat Al-Ikhlas

Baca Artikel: Tips-Tips Belajar Mengaji Untuk Anak

Demikian pembahasan tentang ilmu tawjid ini. Pembahasan diatas hanya dasarnya saja dan belum lengkap, masih banyak yang belum dibahas, seperti hukum bacaan mad, tanda-tanda waqaf, hukum bacaan ra, lam alif, dan sebagainya. Semoga dengan pembahasan sederhana ini bisa memberikan bermanfaat untuk Anda yang sedang belajar ilmu tajwid
Tuesday, September 12, 2017

Bagaimana Cara Agar Anak Mau Sholat Dengan Baik & Benar Serta Tidak Main-Main?

Bagaimana Cara Agar Anak Mau Sholat Dengan Baik & Benar Serta Tidak Main-Main? Memulai sesuatu yang baik terhadap anak-anak kita maka hasilnya juga akan baik, begitu juga dengan sholat, bagaimana agar anak kita selalu rajin sholat? Jawabannya adalah kita sebagai orang tua. Sebagai orang tua tentunya kita akan sangat bangga dan bahagia ketika kita melihat anak-anak kita selalu tepat waktu dalam menunaikan ibadah sholat atau ibada lainnya bagi yang beragama Hindu, Kristen dan Budha

Bagaimana Cara Agar Anak Mau Sholat Dengan Baik & Benar Serta Tidak Main-Main

Sebagaimana kita ketahui, sholat adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Islam dan wajib dikerjakan dalam waktu dan keadaan apapun tanpa ada alasan apapu. Bahkan ketika saat sakit pun ibadah Sholat wajib tetap dilakukan. Didalam Islam, ketika seorang muslim tidak mampu untuk berdiri dalam mengerjakan sholat maka ia bisa dikerjakan dengan cara duduk, jika duduk tidak bisa dilakukan maka ia bisa dilakukan dengan cara berbaring

Baca juga Bagaimana Agar Anak Rajin Sholat Dan Beribadah?

Kenapa sholat sangat wajib dilakukan? Karena sholat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab di akhirat kelak, selain itu sholat mampu mencegah sesorang dari perbuatan keji dan munkar. Sholat juga menentukan perbuatan-perbuatan manusia yang lainnya, jika sholat dilakukan dengan baik, rajin dan tepat waktu maka perbuatan yang lainnya tentu akan baik. Namun jika sholat dilakukan karena hanya mengharap pengakuan dari orang atau mendapat pujian dari orang maka hasilnya akan beda, yang muncul malah sifat sombong

Pemahaman tentang sholat yang akan diberikan kepada anak-anak kita, tentunya dimulai dari kita sebagai orangtuanya. Memberi penjelasan dan pengetahuan tentang tata cara sholat yang baik adalah langkah awal yang harus dilakukan dan mengajak anak ikut serta dalam sholat tanpa ada paksaan terlebih dulu. Namun ketika anak sudah berusia 7 tahun, maka wajib hukumnya orang tua memberi peringatan kepada anak-anak

Bagaimana Cara Agar Anak Mau Solat Dengan Baik & Benar Serta Tidak Main-Main?

Contoh atau keteladanan yang baik
Menjadi contoh atau keteladanan yang baik bagi anak-anak adalah sangat penting untuk dilakukan. Orang tua adalah guru pertama kali yang didapat oleh anak-anak. Untuk itu, ketika tiba waktunya untuk sholat, jangan hanya menyuruh anak-anak untuk sholat sedangkan orang tua malah asyik menonton TV atau bersosial media melalui HP. Jangan pernah memaksakan akan untuk melakukan sesuatu yang baik kalau orang tua tidak melakukan hal yang sama, bahkan hasilnya akan berbeda jika keadaannya seperti itu. Anak akan menjadi anak yang akan selalu menentang orang tua

Nasehat yang baik
Ketika kita sudah memberikan contoh atau keteladanan yang baik tentang sholat atau perbuataan baik lainnya maka selanjutnya adalah memberi nasehat kepada anak-anak kita. Nasehat yang kita berikan tentunya sesuai dengan apa kita berikan yang dilakukan oleh anak. Kalau tentang sholat, maka nasehatnya adalah tentang sholat, kenapa harus sholat, kenapa harus tetap waktu dalam mengerjakan sholat, kenapa sholat harus dilakuakn secara khusyuk, kenapa harus wirid dulu dan sebagainya termasuk sebelum sholat harus melakukan wudlu terlebih dulu

Untuk itu sebagai orang tua harus mengetahui juga tentang syarat dan rukun sholat serta pengetahuan-pengetahuan tentang sholat agar kita lebih mudah dalam memberi nasehat dan pengetahuan kepada anak-anak kita tentang sholat

Kebiasaan yang baik
Ketika adzan sudah berkumnadang maka wajib hukumnya kita meninggalkan semua kativitas dan bersegeralah untuk ambil wudhu dan melakukan sholat. Namun disini ada kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orang tua kadang ada yang baik dan ada yang buruk. Seperti yang telah dijelaskan diatas, ketika orang tua menyuruh anak-anak untuk sholat tapi kita sendiri malah masih asyik didepan TV atau malah asyik membalas semua pesan sosial media melalui ponsel kita

Tanamkan kebiasaan-kebiasan yang baik dari orang tua kepada anak sejak anak usia dini. Jangan membiasakan diri berbuat jelek atau terlihat jelek didapan akan-anak karena itu akan ditiru oleh anak-anak

Kontrol yang terus menerus
Ketika kita percaya dan yakin anak-anak sudah terbiasa dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik, jangan lupa untuk selalu mengontrol dan mengawasi perbuatan atau tindakan anak yang lainnya. Ingat bunda, disamping dan dibelakang anak-anak masih banyak teman-temannya yang selalu siap untuk merubah kebiasaan-kebiasaan anak yang baik tersebut menjadi kebiasaan yang jelek yang tidak pernah kita ketahui

Baca juga Amalan Doa Agar Menjadi Anak Sholeh Sholehah Cerdas & Pintar

Hukuman yang mendidik
Ketika anak lalai, keliru atau lupa dengan perbuatannya, jangan langsung menjatuhi hukuman kepada anak. Bicarakan baik-baik terlebih dulu, jangan langsung menghakimi anak. Namun kalau sudah ada bukti langsung, berilah hukuman sesuai dengan perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh sang anak. Begitu juga dengan sholat, jika anak tidak sholat misalnya tidak sholat Subuh maka hukuman yang masuk akan adalah dikurangi uang jajannya atau tidak mendapatkan uang jajan sama sekali

Doa
Orang tua yang baik adalah yang selalu menjaga anak-anaknya setiap waktu dan dalam kondisi apapun. Tidak hanya menjaga dalam keadaan fisik saja, akan tetapi menjaga anak-anak dalam doa kita adalah senajat paling ampuh yang akan selalu menjadi kebaikan buat anak-anak kita dan Allah SWT selalu bersama anak-anak kita

Semoga tulisan Bagaimana Cara Agar Anak Mau Sholat Dengan Baik & Benar Serta Tidak Main-Main? di blog ini memberikan manfaat yang baik untuk kita semua. Penulis blohg hanyalah orang biasa yang tidak mengerti apa-apa, kita disini belajar bersama, jika adal kesalahan dalam penulisan harap dimalkumi dan dimaafkan. Terimakasih
Monday, September 11, 2017

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil - Saat ini banyak sekali orang tua yang memprogramkan anak-anak mereka untuk pintar mengaji, bahkan sejak dini banyak sekali orang tua yang selalu mencari tempat dan menambah jam belajar anak khususnya untuk mengaji. Bahkan waktu liburan sekolah kemarin, banyak juga orang tua yang tetap menambah belajar mengaji anak dengan cara belajar di pondok pesantren. Sungguh sangat menyenangkan bila anak-anak kita yang masih kecil bahkan pada usia dini, mereka sudah bisa menglafalkan ayat-ayat suci Al Quran dengan baik dan fasih
Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil
Namun tidak semua anak yang mau untuk belajar mengaji karena mereka beranggapan belajar mengaji sangat sulit. Dan orang tua sendiri juga tidak bisa berbuat banyak ketika anak-anak mereka sudah diikutkan dalam belajar mengaji secara kilat atau kursus mengaji. Jika anak mengalami kesulitan dalam belajar mengaji, ada beberapa cara mengatasi anak sulit belajar mengaji, diantaranya yaitu:

Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar Mengaji Secara Baik & Berhasil

Waktu Belajar Mengaji
Gunakan dan atur waktu belajar yang cocok dan pas untuk anak-anak sehingga mereka akan terbiasa untuk mulai belajar mengaji saat waktu belajar sudah mulia tiba. Namun sebelumnya harus memberi tahu kepada sang anak kalau waktu belajar mengaji dimulai hari dan jam yang telah ditetapkan, jika anak tidak setuju dengan waktu yang ditentukan, berilah opsi atau pilihan kepada sang anak

Selian waktu yang ditentukan untuk belajar mengaji, informasikan juga kepad anak tentang waktu-waktu yang digunakan oleh sang anak. Misalnya waktu untuk bermain, waktu untuk istirahat, waktu untuk mandi, dan waktu untuk bebas tanpa belajar dan waktu-waktu yang lainnya. Dan tentunya, jangan pernah membatasi waktu anak secara ketat, atur secara fleksibel

Penjelasan Kenapa Harus Mengaji
Banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka pandai dalam mengaji, namun tidak sedikit yang tidak pernah memberi penjelasan kepada anak kenapa anak harus mengaji? Memberi penjelsan kepada sang anak kenapa harus mengaji tidak hanya untuk anak saja, akan tetapi juga digunakan untuk anak ketika dia berada di lingkungan masyarakat atau di sekolah. Misalkan ada orang lain atau guru bertanya; Kenapa harus mengaji?

Untuk penjelasan kenapa harus belajar mengaji? Masing-masing orang tua memiliki cara dan penjelasan yang berbeda. Disini kami hanya sedikit memberi penjelasan secara sederhana saja

Baca juga : Tips Belajar Mengaji Untuk Anak Sejak Balita

Al-Qur'an Always Everyday
Terbiasa dengan mendengarkan ayat-ayat Al Quran setiap hari akan memudahkan anak untuk terbiasa dengan Al Quran dan tentunya meraka akan ingin merasa tahu cara membaca Al Quran dan dari sinilah mereka akan memulai untuk belajar mengaji. Namun untuk membuat anak penasaran dengan ayat-ayat Al Quran yang didengarkan, jangan pernah mendengarkan anak-anak dengan lagu-lagu yang lain secara bersamaan

Disiplin dan Konsisten (Istiqomah)
Kebiasaan yang dilakukan orang tua terhadap anak-anak dalma hal apapun akan menghasilkan apa yang telah diajarkan orang tua kepada anaknya. Begitu juga dengan mengaji, membiasakan anak dan selalu mengajarkan anak mengaji akan membuat anak lebih mudah dalam belajar mengaji. Jika anak sedang tidak mood untuk mengaji, lakukan beberapa perubahan dalam mengajari anak belajar mengaji, jangan monoton atau membosankan. Misalnya menggunakan alat bantu berupa gambar atau layar bergerak

Sabar
Jangan pernah bosan dalam mengajari anak. Bahkan ketika anak sedang semangat-semangatnya untuk belajar mengaji dan orang tua tidak mood untuk memberi pelajaran mengaji, jangan biarkan rasa malas orang tua dalam mengajari anak menjadi boomerang. Karena jika anak tidak mendapatkan respon apa yang diinginkan, maka saat itulah anak juga mulai enggan untuk mengaji

Bersabarlah jika anak sangat lama dalam belajar mengaji, jika anak belum lancar-lancar dalam mengaji, jangan marah, jangan malas. Tanggungjawab orang tua selain memberi nafkah juga memberi ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak

Rewards
Berilah apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh anak. Sekecil apapun yang berhasil dilakukan oleh seorang anak, hargai itu dan jangan pernah mengatakan sesuatu yang merendahkan dirinya dan melunturkan semangatnya. Berilah kebanggaan yang mendalam dengan yang dihasilkan anak. Dengan begitu anak akan merasa bangga dan selalu semangat untuk melakukannya lagi

Keteladanan Orang Tua
Ingin anak belajar mengaji secara otomatis tanpa perlu disuruh? Mengajilah!
Orang tua harus mengaji jika ingin anak-anak juga mengaji karena anak-anak pasti akan meniru dengan sendirinya jika melihat orang tua mengaji. Jadi jangan heran ketika anak bertanya saat mereka disuruh untuk mengaji dan menjawab seperti ini, "Mama Papa kok tidak mengaji?", "Ayah Bunda, ajari adek ngaji ya..", "Ayah Bunda, adek inginnya belajar mengaji sama bunda..."

Jika anak sudah menjawab dan meminta seperti itu, sedangkan orang tua tidak tahu bahkan tidak pernah mengaji, jangan heran jika anak tetap tidak mau belajar mengaji atau ogah-ogahan dalam mengaji

Jadi, dalam melatih dan mengajarkan anak untuk meperbuat hal-hal yang baik pasti menjadi sesuatu yang tidak bisa disepelekan. Karena pembangunan karakter anak hingga mereka dewasa nanti adalah berasal dari kebiasaan-kebiasaan yang baik yang telah dilakukan sejak dini

Begitu juga dengan mengajari anak untuk mengaji, tentunya yang menjadi kewajiban orang tua adalah orang tua harus bisa membaca Al Quran terlebih dulu. Jika orang tua tidak bisa membaca Al Quran, bagaimana cara megajari anak mengaji? Ke orang lain? Atau ke ustadz atau ustadzah? Guru terbaik bagi anak sejak usia dini adalah orang tua
Saturday, September 9, 2017

Anggota Tubuh Anak yang Perlu Dicium Orang Tua Setiap Hari Secara Islami

Anggota Tubuh Anak yang Perlu Dicium Orang Tua Setiap Hari Secara Islami - Sebagai orang tua kita semua tentu sangat menyayangi anak-anak kita, meskipun usia mereka sudah dewasa, sebagai orang tua tentu kita tetap menyayangi mereka sampai akhir hayat. Kasih sayang orang tua tentu berbeda dengan kasih sayang orang lain terhadap anak-anak kita. Dalam memberikan kasih sayang tersebut banyak cara yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya, mulai dari perhatian, pelukan atau ciuman penuh kasih dengan jalinan ikatan sebagai orang tua dan anak

Anggota Tubuh Anak yang Perlu Dicium Orang Tua Setiap Hari Secara Islami

Terlebih jika anak-anak kita masih berusia dini, usia bayi atau usia anak-anak. Tingkah polah anak-anak kita membuat kita selalu gemes dibuatnya, selalu kita ingin berada disamping anak-anak, bermain bersama dan saking gemesnya kita selalu mencium anak-anak kita tersebut. Dan tahukah Anda bahwasannya dalam meberikan kasih sayang terhadap anak-anak kita dalam bentuk ciuman, tidak semua tubuh anak-anak kita harus dicium karena kalau kita menicum seluruh tubuh anak maka itu akan membuat anak merasa terganggu dan tidak merasa nyaman, malah akan membuat persepsi anak berubah

Secara islami, berikut beberapa anggota tubuh anak yang perlu dicium oleh orang tua setiap hari. Melalkukakn ciuman terhadap anak ini bukan mengajarkan anak untuk berbuat tidak baik akan tetapi memberikan respon kasih sayang dalam diri anak-anak yang dimunculkan oleh orang tuanya

Ciuman Kasih Sayang
  1. Di ubun-ubun; menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak soleh/sholehah, aamiin.
  2. Di dahi; menandakan orangtua redha atas keberadaan anak. Rasulullah s.a.w mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya.
  3. Di kedua pipi; sambil mengucap masya Allah, sebagai tanda syauq (perasaan sayang dan rindu) orangtua terhadap anak.
  4. Di tangan anak; tanda mawaddah wa hubb (kasih sayang) sambil mengucap barakallah, sebagaimana Rasulullah s.a.w juga selalu mencium tangan putri tercinta : Fatimah r.a.
.
Sentuhan Kasih Sayang
  1. Menggosok belakang kepala anak, sebagai tanda kasih sayang dan perlindungan.
  2. Menggosok atas kepala atau ubun-ubun, menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak.
  3. Mengusap dahi, sebagai tanda syauq (perasaan sayang dan rindu) terhadap anak.
  4. Kedua pipi, juga tanda mawaddah wa hubb (kasih sayang)
  5. Memegang kedua tangan, untuk menenangkan anak ketika perasaannya tampak kacau atau bingung.

Dan jangan lupa untuk selalu mendoakan anak-anak kita setiap hari, doa adalah kekuatan terbaik orang tua terhadap anak-anaknya, bukan harta benda atau mainan. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan terhadap anak-anak kita dan menjadikan anak-anak kita anak yang sholeh dan sholehah. Semoga bermanfaat
Saturday, August 12, 2017

Foto Anak yang Tidak Boleh Diunggah ke Media Sosial

Foto Anak yang Tidak Boleh Diunggah ke Media Sosial - Setiap orang tua pasti sangat senang dan bangga jika pada usia dini bakat dan kreatifitas anak sudah terlihat. Dengan adanya bakat yang dimiliki anak tersebut sebagai orang tua, pasti menginginkan agar orang lain juga bisa mengetahui keadaan dan keberadaan anak tersebut. Salah satu cara yang saat ini populer dan sering digunakan oleh orang tua agar anaknya menjadi terkenal adalah melalui sosial media facebook dan instagram adalah media sosial yang banyak digunakan untuk mempublish sesuatu yang terjadi disekitar kita, termasuk anak

Memposting foto bahkan video anak semakin menyenangkan ketika postingan tersebut mendapatkan banyak ribuan Like dan Share dari pengguna sosial media lainnya. Bahkan orang tua sendiri tidak tahu siapa saja yang ngLike dan ngShare postingan tersebut. Namun foto-foto dan video-video anak-anak yang menggemaskan ketika teriak-teriak lucu semakin banyak terpasang di sosial media tersebut

Foto Anak yang Tidak Boleh Diunggah ke Media Sosial
Apakah semua tindakan orang tua yang memposting foto-foto dan video anak-anak itu dibenarkan? Tentu saja tidak karena seperti yang ditulis diatas, media sosial yang kita gunakan tidak hanya suadara kita, teman-teman saja akan tetapi dari sekian orang yang kita kenal di sosial media, dibelakang orang-orang tersebut sangat banyak orang-orang yang tidak kita kenal yang juga sudah mengetahui semua postingan yang kita lakukan. Kita sebagai orang tua juga tidak mengetahui apakah orang-orang tersebut memiliki tujuan baik atau tidak dalam menggunakan sosial media

Dengan memposting ribuan foto anak, lokasi anak, lokasi rumah anak, tempat anak bermain, dan video-video anak sama halnya akan memberikan akses bebas yang bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab

Lantas foto anak yang tidak boleh diunggah ke media sosial seperti apa saja? Berikut beberapa foto anak yang tidak boleh di share ke sosial media agar privacy anak tetap terjaga

Foto anak bersama temannya
Saat foto bersama teman-temannya, jangan pernah memberi tanda dalam foto tersebut kalau anak anda berada diantara teman-temannya yang ada didalam foto. Selain itu, juga jangan memberikan lokasi dimana foto itu diambil jika lokasi yang dimaksud adalah tempat tinggal atau rumah anda atau rumah teman anda

Sekolah anak
sekolah adalah tempat yang sangat mudah diakses oleh siapapun saja, sekalipun sekolah tersebut adalah sekolah favorit dengan keamanan yang ketat namun ketika anak sudah pulang sekolah, maka tidak ada tempat teraman lagi yang mereka dapatkan. Untuk itu ketika orang tua sedang mengantar ke sekolah atau menjemput anak pulang sekolah jangan sekali-kali memberi tanda lokasi, nama sekolah dan kelas berapa di status foto si sosial media anda, karena hal tersebut akan mempermudah orang-orang yang akan berniat jahat

Anak telanjang
Foto telanjang yang sering dilakukan oleh orang tua dan mempublishnya ke sosial media adalah ketika memandikan anak, mereka beranggapan dan bahkan ingin memberitahu kalau anaknya sedang mandi dan lucu bingit ketika dimandikan. Padahal hal tersebut sangat beresiko, dan mempermudah orang lain mengincar anak anda

Identitas anak
Pernah membuat nama anak di baju mereka? Nah, sebenarnya cara tersebut juga tidak boleh dilakukan, biarkan identitas anak anda hanya anda yang tahu dan orang-orang terdekat anda. Sama halnya ketika di sosial media, hindari memasang nama anda, cukup ditulis misalnya; buah hati mama, anak kesayangan mama udah gede, dll. Jika ada orang yang anda kenal bertanya mengenai namanya, cukup sebutkan nama panggilannya saja. Jika masih memaksa, cukup nama panggilannya saja, jangan mudah terpancing dengan keinginan orang lain, meskipun orang tersebut sudah anda kenal

Ingat dibelakang orang yang anda kenal, sangat banyak orang-orang yang tidak anda kenal

Keselamatan, kenyamanan dan ketenangan anak ada apada orang tua. Lindungilah mereka sebelum mereka benar-benar siap dan mengetahui bagaimana cara bersosial yang baik dan mengenali lingkungannya. Semoga bermanfaat

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada - Mendidik dan membimbing anak memang bukanlah hal atau perkara yang mudah untuk dilakukan. Masih banyak orang tua yang merasa enggan dan lelah atau bahkan kesal melihat tingkah pola dan perilaku anak-anak yang terkadang menjengkelkan, bahkan membuat emosi kita meningkat. Apalagi jika anak-anakn tidak bisa diberitahu dengan baik-baik dan tetap dengan perilakunya tersebut, sungguh benar-benar menguji kesavaran kita sebagai orang tua

Akibat Membentak Anak Jika Dilakukan Sekali atau Setiap Hari Dimanapun Berada
Pernah kan bunda mengalami seperti itu?

Jika hal ini selalu terjadi, akhirnya solusi terakhir yang banyak dilakukan oleh orang tua adalah memilih untuk membentak anak agar mereka bisa lebih patuh dan tidak melanjutkan perilaku yang dinilai menjengkelkan tersebut. Dengan membentak anak, tujuannya adalah agar anak diam dan akan menjadi anak yang penurut bahkan disiplin. Akan tetapi dari beberapa sumber yang kami dapatkan; membentak anak bukanlah solusi terbaik agar anak menuruti kemauan orang tua. Kebiasaan membentak anak akan mengganggu proses tumbuh kembang anak tersebut dari berbagai aspek

Baca Juga: Dampak Membentak & Memarahi Anak yang Perlu Bunda Ketahui

Menurut pakar kesehatan dr. Amir Zuhdi dari Neuroscience Indonesia menyatakan pada usia dini, otak anak masih dalam tahap proses penyambungan neuron. Neuron-neuron dalam otak ini saling berdekatan satu sama lain dan salin terhubung sehingga membentuk neuron yang kuat yang membantu anak dalam proses belajar dan tumbuh kembang mereka. Tidak hanya neuron yang beperan penting dan aktif, akan tetapi ada hormon-hormon pertumbuhan yang juga berkembang dan mendukung perkembangan otak anak secara maksimal

Nah, jika orang tua selalu membentak anak-anak (orang tua disini juga bisa guru loh ya bunda, ibu guru atau bapak guru di sekolah), maka akan proses penyambungan neuron dan perkembangan hormon akan terganggu. Saat anak dibentak, maka reaksi atau repon pertama yang dialami oleh anak adalah adanya rasa takut. Jika rasa takut ini muncul, maka hormon kortisol atau hormon stres akan meningkat didalam jaringan otak anak dan akan membuat proses penyambungan neuron-neuron yang lain terganggu dan bahkan bisa terlepas

Jika hal ini selalu terjadi, maka proses berpikir anak akan mengalami gangguan, misalnya lambat dalam belajar dan mudah lupa. Selain itu anak akan mudah capek dan lelah dalam belajar sehingga mereka akan sulit dalam membuat keputusan dari setiap aktivitas yang mereka lakukan, sulit menerima informasi dengan baik, tidak mampu membuat perencanaan dan selalu tergantung pada orang tua atau orang lain, dan yang paling dikhawatirkan anak bisa menjadi depresi, menarik diri, tidak percaya diri, tidak ceria dan pendiam

Banyak sebenarnya dampak dari akibat membentak anak, selain disebutkan diatas, orang tua pasti akan menangkap dan mengerti dari perubahan perilaku anak setelah mereka di bentak. Silahkan perhatikan apa yang terjadi pada anak-anak Anda setelah mereka di bentak

Untuk itu, mulai saat ini kami menghimbau lebih baik orang tua tidak lagi mudah membentak anak. Jika anak-anak berbuat salah atau sulit untuk diberitahu, berikanlah pemahaman yang lebih baik tanpa perlu membentak mereka.
Sunday, June 4, 2017

Siswi Gantung Diri Karena Hasil UN Jelek, Siapa yang Salah, Guru atau Orang Tua?

Siswi Gantung Diri Karena Hasil UN Jelek, Siapa yang Salah, Guru atau Orang Tua? Pengumuman hasil UN (Ujian Nasional) tingkat SMP baru saja selesai diumumkan atau tepatnya pada tanggal 2 Juni 2016 kemarin. Akan tetapi pengumuman hasil UN tersebut berujung duka karena ada salah satu siswi dari SMPN 2 Manisrenggo yang mengakhiri hidupnya dikarenakan hasil UN tidak memuaskan atau tidak sesuai dengan yang diharapkan

Miris dan ironis kalau mendengar berita seperti ini. Siapa yang harus disalahkan ketika anak-anak kita sudah berperilaku diluar batas kemampuan mereka yang tidak bisa kita bayangkan, apa yang tidak bisa mereka lakukan ternyata dengan sangat terpaksa mereka lakukan? Orang tua atau guru? Atau anak itu sendiri? Pendidikan keluarga atau pendidikan sekolah yang kurang tepat dalam memberikan bimbingan kepada anak-anak kita

Siswi Gantung Diri Karena Hasil UN Jelek, Siapa yang Salah, Guru atau Orang Tua?
Ketika ada anak didik kita, anak-anak kita berperilaku diluar batas kewajaran, maka sepatutnya lah sebagai orang tua baik itu orang tua kandung atau orang tua sebagai guru. Ingat, ketika anak sudah mulai sekolah, maka mereka sudah memiliki dua orang tua yaitu orang tua kandung dan guru

Orang tua kandung bisa memberikan perhatian dan bimbingan penuh baik itu di rumah ataupun disekolah. Dan guru bisa memberikan perhatian dan bimbingan di sekolah dan juga memperhatikan apa yang trjadi di rumah. Dan persamaan kedua orang tua ini adalah sama-sama memiliki hak untuk memarahi atau mengawasi secara ketat proses belajar anak, bahkan sampai dilakukan hukumana buat anak sampai batas yang tidak wajar

Pernahkah bapak, ibu, gur memperlakukan anak-anak seperti itu? Kami yakin masih ada orang tua baik itu orang tuan kandung ataupun guru memberi pengajaran terlalu berlebihan dan ujung-ujungnya menghukum anak sedemikian rupa. Hukuman yang diberikan kepada anak tidak hanya dalam bentuk hukuman fiisk, malah hukuman yang paling bahaya yang diterima oleh anak adalah hukuman mental. Anak-anak dipaksa belajar, dipaksa ikut les private, dipaksa tidak boleh bermain, dipaksa melakukan dibatas kemampuan sang anak dan hasil akhir yang didapat tidak hanya mengecewakan orang tua atau guru tapi anak lah yang lebih tertekan, anak lah yang lebih berat memikul beban dari pada orang tua atau guru

Jika anak tersebut tidak mampu memberikan yang terbaik, tidak mampu memmenuhi keingina orang tua, tidak mampu menuruti kemauan guru, maka akan akan lebih cenderung banyak diam karena sudah ada tekanan mental yang harus mereka pikul, beban mental yang sepatutnya tidak harus mereka terima

Untuk itulah, wahai para orang tua dan guru, didiklah anak-anak kita dengan baik. Kalau anak tidak mampu mengerjakan sesuatu yang kita inginkan, jangan dipaksa, bimbinglah dengan baik, dengan sabar dan jangan sekali-kali memberikan hukuman fisik apalagi hukuman mental yang bisa mengacaukan proses berpikir mereka, jangan. Tapi yang perlu diperhatikan juga, membiarkan anak bukannya membuat anak menjadi manja, ini beda, memaksa anak melakukan sesuatu yang tidak mereka mampu untuk melakukan bukan termasuk dalam anak dengan kategori manja. Beda dan ini harus dipahami oleh orang tua dan guru

Dan dengan adanya kejadian yang menimpa siswi tersebut, ada suatu ungkapan yang saat sedang viral di sosial media dan sengaja kami tulis ulang diisi agar kita semua tahu kalau anak yang kita lahirkan tidak bisa menjadi seperti orang tuanya ataupun keinginan orang tuanya...

Kepada Para Orangtua,

Ujian anak Anda telah selesai . Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.

Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.

Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra.

Ada calon musisi, yang nilai Kimia-nya tak akan berarti.

Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada Fisika... di sekolah.

Ada calon photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

Sekiranya anak Anda lulus menjadi yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka.

Katakan saja: "tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian." Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini.

Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

Lakukanlah ini, dan di saat itu, lihatlah anak Anda menaklukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah takk ban mencabut impian dan bakat mereka.

Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.

Semoga dengan adanya artikel ini, kita sebagai orang tua hanya berpikir sesaat saja, tidak hanya memikirkan kepentingan orang tua, guru atau sekolah. Tapi berpikirlah bagaimana mendidik anak dengan baik sehingga membuat mereka menjadi nyaman dalam bermain dan belajar. Stop Kekerasan Terhadap Anak!
Wednesday, March 1, 2017

Efek Samping Gadget (Ponsel) Bagi Anak-Anak Jika Terlalu Sering Menggunakan

Efek Samping Gadget (Ponsel) Bagi Anak-Anak Jika Terlalu Sering Menggunakan - Saat ini penggunaan gadget khususnya ponsel sudah menjadi bahan utama dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya orang tua yang menggunakan benda canggih tersebut, seorang bayi yang masih berusia dini pun sudah dikenalkan gadget yang satu ini yaitu dengan mendengarkan sebuah musik, mendengarkan Al Quran, dan beberapa suara lainnya yang biasanya diletakkan didekat bayi

Mengenalkan anak-anak pada gadget atau ponsel sejak usia dini memang tidak ada salahnya. Banyak tujuan yang diinginkan orang tua dalam mengenalkan gagdet ini, diantaranya sebagai media belajar agar anak lebih mudah mengenal beberapa aplikasi dalam mendidik anak. Akan tetapi penggunaan gadget atau ponsel yang berlebih juga tidak baik untuk tumbuh kembang anak. Anak-anak akan menjadi ketergantungan, menjadi anak yang malas, dan pastinya akan lebih memilih gadget daripada harus bermain diluar bersama teman-temannya dan efeknya adalah anak akan merasa sendirian dan kesepian

Efek Samping Gadget (Ponsel) Bagi Anak-Anak Jika Terlalu Sering Menggunakan

Efek Samping Gadget (Ponsel) Bagi Anak-Anak Jika Terlalu Sering Menggunakan

Efek Samping Gadget (Ponsel) Bagi Anak-Anak Jika Terlalu Sering Menggunakan
Berikut efek samping penggunaan gadget atau ponsel bagi anak-anak jika terlalu sering menggunakan yang perlu diketahui oleh orang tua
Anak Merasa Kesepian
Jika anak sering main gadget, ponsel pintar atau smartphone, mulai dari pulang sekolah sampai mau tidur malam yang ada hanya gadgetnya maka sudah dipastikan anak tersebut akan mengalami kesepian dan tentunya rasa bosan dan jenuh yang melanda. Dan lama kelamaan anak akan menjadi lebih mudah cepat lelah. Sebagai orang tua, apakah kita tega membiarkan anak-anak kita diam bersama gadgetnya saja?

Kurang Peduli Dengan Lingkungan dan Orang Lain
Percaya atau tidak, jika anak selalu sering main gadget setiap waktu maka dia tidak akan peduli dengan sekitarnya. Bahkan pada dirinya sendiri juga akan kurang perhatian, pada pelajaran, pada kamar dan semua milikinya akan dibiarkan semau dia, kecuali gadget kesayangannya. Selain menumbuhkan sikap sosial yang menurun juga akan membuat anak kurang percaya diri dan tidak mandiri

Kontrol Diri Kurang
Ketika gadget sudah ditangan anak maka 90% anak sudah dikontrol oleh gadget tersebut, bukan anak yang mengontrol gadget dan lama kelamaan anak memiliki kebiasaan yang tidak baik yaitu tidak peduli pada dirinya sendiri dan tidak bisa mengendalikan keadaannya sendiri. Dan jika ini dibiarkan maka anak akan cenderung lebih memiliki sikap dan sifat egois dan nantinya sulit memutuskan sesuatu secara mandiri

Tertekan atau Depresi
Terlalu sering bermaain gadget bukannya membuat anak senang, kenyataannya anak akan menjadi penasaran dengan apa yang telah dilakukan bersama gadgetnya tersebut. Bukannya akan memberikan untung malah akan membuat anak menjadi depresi. Misalkan anak sedang bermain permainan, mungkin pada tahap awal akan membuat dia senang akan tetapi jika dia gagal menyelesaikan permainan tersebut maka anak menjadi tertekan, marah yang tidak jelas dan ujung-ujungnya menjadi depresi

Narsistik
Gadget atau ponsel juga tidak hanya digunakan untuk media belajar atau bermain, tapi anak juga bisa menggunakannya untuk mengksplore diri sendiri yaitu dengan cara berselfie (foto diri sendiri) atau merekam video sendiri. Jika selfie ataupun merekam video ini sering dilakukan, jelas ini juga tidak baik. Memang benar akan menumbuhkan rasa percaya diri yang baik akan tetapi jika berlebihan akan membuat anak menjadi bangga pada dirinya sendiri dan akan cenderung akan memandingkan dirinya dengan orang lain. Jika terlalu berlebihan mengeskplore diri sendiri maka akan muncul sifat Narsis

Untuk itu jika ingin memberikan gadget untuk anak, awasi penggunaannya, jangan terlalu berlebihan atau berlama-lama dengan gadgetnya. Penggunaan gadget saat ini memang sudah bervariatif akan tetapi anak lebih mengetahui dan memilih memilih menggunakan gadget untuk bermain permainan didalamnya. Meskipun orang tua sudah memasang aplikasi pembelajaran, anak tetap memilih bermain

Jadi efek samping gadget atau ponsel bagi anak-anak lebih banyak sisi negatifnya karena pemilihan aplikasi yang ada didalamnya bisa ditentukan oleh anak itu sendiri. Awasi dan temani anak saat menggunakan gadget, batasi waktu penggunaannya jangan sampai lebih dari 2 jam. Ingat, karakter anak tidak dimulai dari dalam gadget, tapi dari luar gadget dan lingkungan anak dan orang tua